PM Malaysia Anwar Ibrahim Bakal Usir Warga Israel, Curigai Komunitas Teknologi di Johor Disusupi

disway.id
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan akan mendeportasi setiap warga negara Israel yang ditemukan berada di negaranya.

Pernyataan itu disampaikan setelah pemerintah Malaysia menyelidiki dugaan penyusupan warga Israel ke dalam sebuah komunitas teknologi dan digital nomad bernama Network School yang beroperasi di Forest City, Johor.

"Jika kami menemukan warga Israel, kami akan langsung mendeportasi mereka karena kami tidak mengakui Israel," ujar Anwar, seperti dikutip media lokal, dilansir dari Middle East Eye.

BACA JUGA:Kebijakan Keras Anwar Ibrahim Deportasi Warga Israel yang Masuk Malaysia

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah penyelidikan atas dugaan keterlibatan warga Israel dalam sebuah komunitas hunian dan teknologi swasta di negara bagian Johor, Malaysia bagian selatan.

Pada Selasa, Kementerian Dalam Negeri Malaysia mengumumkan sedang menyelidiki Network School, sebuah komunitas bagi digital nomad yang didirikan oleh mantan Chief Technology Officer Coinbase sekaligus investor asal Amerika Serikat, Balaji Srinivasan.

Penyelidikan dilakukan setelah muncul dugaan bahwa komunitas tersebut melibatkan warga Israel yang diduga melanggar aturan imigrasi.

Penyelidikan dimulai setelah sejumlah pengguna media sosial menuduh beberapa peserta proyek tersebut merupakan warga negara Israel yang juga memiliki kewarganegaraan ganda. Mereka diduga masuk ke Malaysia menggunakan paspor dari negara lain.

BACA JUGA:PM Anwar Ibrahim Turun Tangan: Sanksi Berat FAM Terbukti Salah Kasus 7 Pemain Naturalisasi Palsu

Berdasarkan laporan surat kabar Malaysia The Straits Times, komunitas tersebut berlokasi di Forest City, sebuah proyek pembangunan senilai 100 miliar dolar AS yang berdiri di atas lahan reklamasi di negara bagian Johor.

Di situs resminya, Network School menggambarkan dirinya sebagai "komunitas terdepan bagi para techno-optimist" yang bertujuan "mengubah komunitas internet menjadi masyarakat startup di dunia nyata."

Anwar mengatakan apabila hasil penyelidikan membuktikan adanya warga negara Israel yang mengikuti kegiatan di Network School, pemerintah akan segera mengambil tindakan.

"Jika terbukti bahwa klaim tersebut benar, mereka akan langsung dideportasi. Semua otoritas terkait saat ini sedang melakukan penyelidikan," kata Anwar.

BACA JUGA:Bertemu dengan Anwar Ibrahim, MAKI Minta Prabowo Bahas Pemulangan Riza Chalid

Malaysia, yang mayoritas penduduknya beragama Islam, tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bappeda Sebut Kerugian Ekonomi Akibat Rob Pantura Jateng Capai Triliunan Rupiah
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Asal-usul Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul yang Dipakai Don Ritto
• 16 jam laluokezone.com
thumb
BREAKING! AS Gempur Bandar Abbas & Qeshm, Trump Ultimatum: Selat Hormuz Bisa Jadi Medan Perang Terbesar!
• 17 jam laluerabaru.net
thumb
Anggota DPR Ingatkan Risiko Kecemburuan jika Siswa Kaya Tak Lagi Dapat MBG
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Dampingi Pemeriksaan Perdana
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.