Jakarta (ANTARA) - Ikatan Keluarga Kalimantan Barat (IKKB) Periode 2026-2031 melakukan pembahasan terkait penguatan kontribusi organisasi hingga pelestarian budaya dalam rapat kerja yang berlangsung di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
“Rapat kerja ini mengambil tema Mempererat Solidaritas, Memperkuat Kolaborasi dan Meningkatkan Kontribusi Bagi Kemajuan Organisasi Serta Pelestarian Budaya Kalimantan Barat," kata Ketua Umum IKKB periode 2026-2031 Dean Arslan di Jakarta, Sabtu.
Dia menegaskan komitmen IKKB untuk ikut menyukseskan Sustainable Development Goals (SDGs) demi kemajuan Kalimantan Barat dan kesejahteraan warganya.
"Kami ingin perusahaan-perusahaan di Kalimantan Barat juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi daerah," ujar Dean.
Menurut dia, kelestarian alam dan budaya di Kalimantan Barat harus terus dijaga. Untuk itu, pembangunan yang dilakukan juga harus memperhatikan ekologi.
"Persoalan lingkungan hidup juga menjadi concern kita agar alam di Kalimantan Barat bisa tetap terjaga," tutur Dean.
Sementara itu, Ketua Harian IKKB Budi Siswanto mengatakan pihaknya terus mendorong generasi muda untuk ikut berkontribusi dan mengambil peran.
Setelah pengukuhan pengurus IKKB periode 2026-2031 pada di 3 Mei 2026, sejumlah perwakilan mahasiswa Kalimantan Barat sudah bertemu dengan ikatan mahasiswa Kalbar.
"Insya Allah, dalam raker (rapat kerja) ini, akan kita putuskan, karena kita juga ada bidang pemuda dan keolahragaan," ungkap Budi.
Budi yang juga menjabat Komisaris PT Integrasi Transit Jakarta itu pun menuturkan hasil raker tersebut nantinya disosialisasikan kepada mahasiswa dan generasi muda Kalimantan Barat.
"Kita tentu akan mengajak adik-adik kita, teman-teman mahasiswa pemuda Kalbar yang ada di Jakarta, yang masih kuliah. Mereka harus berdaya guna, bukan hanya untuk dirinya, tapi juga daerahnya, Kalimantan Barat," ucap Budi.
Baca juga: Pengurus IKKB periode 2026-2031 resmi dikukuhkan
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Umum IKKB Mitha Djawari memastikan raker tersebut juga membahas penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Untuk UMKM, kita sudah melakukan program-program yang akan dilaksanakan, dan penggerak utamanya adalah anak muda di bawah usia 30, yang kebetulan sudah memiliki usaha lebih dari 30 outlet," kata Mitha.
Dia mengungkapkan ada dua anak muda percontohan dari Kalimantan Barat yang akan membina pengusaha-pengusaha lain di Jakarta agar usaha mereka semakin maju.
Di sisi lain, Ketua Panitia Raker IKKB Liana Yanis Chaniago mengatakan raker tersebut juga melakukan penguatan database diaspora Kalimantan Barat yang ada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
"Setelah kita mempunyai database, kita akan melaksanakan program-program untuk di pusat maupun di daerah," pungkas Liana.
Lebih lanjut, dia berharap semakin banyak putra-putri asal Kalimantan Barat dari etnis Melayu, Tionghoa, dan Dayak yang berkiprah di tingkat nasional, sesuai bidang keahliannya masing-masing.
"Ada Pak Osman Sapta Odang, Pak Zulfarshah yang pernah menjadi atlet voli nasional. Beliau-beliau ini bisa menjadi teladan bagi generasi muda," imbuh Liana.
Baca juga: BNPB pastikan kesiapan personel - peralatan hadapi karhutla di Kalbar
Baca juga: Kalbar pastikan tak ada lagi status Desa Tertinggal
“Rapat kerja ini mengambil tema Mempererat Solidaritas, Memperkuat Kolaborasi dan Meningkatkan Kontribusi Bagi Kemajuan Organisasi Serta Pelestarian Budaya Kalimantan Barat," kata Ketua Umum IKKB periode 2026-2031 Dean Arslan di Jakarta, Sabtu.
Dia menegaskan komitmen IKKB untuk ikut menyukseskan Sustainable Development Goals (SDGs) demi kemajuan Kalimantan Barat dan kesejahteraan warganya.
"Kami ingin perusahaan-perusahaan di Kalimantan Barat juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi daerah," ujar Dean.
Menurut dia, kelestarian alam dan budaya di Kalimantan Barat harus terus dijaga. Untuk itu, pembangunan yang dilakukan juga harus memperhatikan ekologi.
"Persoalan lingkungan hidup juga menjadi concern kita agar alam di Kalimantan Barat bisa tetap terjaga," tutur Dean.
Sementara itu, Ketua Harian IKKB Budi Siswanto mengatakan pihaknya terus mendorong generasi muda untuk ikut berkontribusi dan mengambil peran.
Setelah pengukuhan pengurus IKKB periode 2026-2031 pada di 3 Mei 2026, sejumlah perwakilan mahasiswa Kalimantan Barat sudah bertemu dengan ikatan mahasiswa Kalbar.
"Insya Allah, dalam raker (rapat kerja) ini, akan kita putuskan, karena kita juga ada bidang pemuda dan keolahragaan," ungkap Budi.
Budi yang juga menjabat Komisaris PT Integrasi Transit Jakarta itu pun menuturkan hasil raker tersebut nantinya disosialisasikan kepada mahasiswa dan generasi muda Kalimantan Barat.
"Kita tentu akan mengajak adik-adik kita, teman-teman mahasiswa pemuda Kalbar yang ada di Jakarta, yang masih kuliah. Mereka harus berdaya guna, bukan hanya untuk dirinya, tapi juga daerahnya, Kalimantan Barat," ucap Budi.
Baca juga: Pengurus IKKB periode 2026-2031 resmi dikukuhkan
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Umum IKKB Mitha Djawari memastikan raker tersebut juga membahas penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Untuk UMKM, kita sudah melakukan program-program yang akan dilaksanakan, dan penggerak utamanya adalah anak muda di bawah usia 30, yang kebetulan sudah memiliki usaha lebih dari 30 outlet," kata Mitha.
Dia mengungkapkan ada dua anak muda percontohan dari Kalimantan Barat yang akan membina pengusaha-pengusaha lain di Jakarta agar usaha mereka semakin maju.
Di sisi lain, Ketua Panitia Raker IKKB Liana Yanis Chaniago mengatakan raker tersebut juga melakukan penguatan database diaspora Kalimantan Barat yang ada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
"Setelah kita mempunyai database, kita akan melaksanakan program-program untuk di pusat maupun di daerah," pungkas Liana.
Lebih lanjut, dia berharap semakin banyak putra-putri asal Kalimantan Barat dari etnis Melayu, Tionghoa, dan Dayak yang berkiprah di tingkat nasional, sesuai bidang keahliannya masing-masing.
"Ada Pak Osman Sapta Odang, Pak Zulfarshah yang pernah menjadi atlet voli nasional. Beliau-beliau ini bisa menjadi teladan bagi generasi muda," imbuh Liana.
Baca juga: BNPB pastikan kesiapan personel - peralatan hadapi karhutla di Kalbar
Baca juga: Kalbar pastikan tak ada lagi status Desa Tertinggal





