VIVA –Hubungan antara pengacara Hotman Paris Hutapea dan putra sulungnya, Frank Alexander Hutapea tengah ramai diperbincangkan. Hal ini menyusul dengan sindiran keras yang dialamatkan Frank kepada sang ayah usai menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Perdebatan itu bermula dari unggahan seorang pengguna media sosial yang mempertanyakan alasan Hotman bersedia menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah.
Komentar itu kemudian mendapat balasan langsung dari Frank Alexander Hutapea. Dalam balasannya, Frank menyindir pernyataan sang ayah yang mengatakan tidak mengejar uang dalam perkara tersebut. Ia bahkan membawa pengalaman keluarga dengan menyinggung angpao pada pernikahan adiknya, Fritz Hutapea.
"Halah kebanyakan pencitraan Fritz Married aja angpaonya lo ambil ala ala ga mau duit," tulis Frank Hutapea.
Sindiran Frank kepada sang ayah membuat publik bertanya-tanya mengenai hubungan keduanya. Belakangan terungkap bahwa Frank sudah satu tahun tidak bertegur sapa dengan ayahnya.
Hal itu diketahui saat Frank membalas komentar seorang netizen yang menyarankannya untuk membicarakan persoalan tersebut secara langsung, alih-alih mengungkapkannya di media sosial.
"Kenapa ga bilang langsung ke ayahnya kenapa harus diviralkan?," tanya netizen seperti dalam unggahan di Instagram stories Frank.
"Sudah satu tahun tidak bertegur sapa," jawab Frank.
Tak hanya itu, Frank juga mengaku sudah memilih jalan yang berbeda dengan sang ayah. Ia bahkan telah membuka kantor hukumnya sendiri.
"Sudah pisah jalan, makanya buka kantor sendiri," sambung Frank.
Seperti diketahui Jumat 17 Juli 2026, Hotman Paris sempat menggelar konferensi pers di Kejaksaan Agung usai mendampingi Febrie Adriansyah. Dalam Dalam keterangannya, Hotman Paris juga mengungkap alasan dirinya mau menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah murni karena terpanggil. Dia menilai mantan Jampidus itu memiliki rekam jejak yang baik dalam mengembalikan aset dan kerugian negara dalam sejumlah perkara korupsi.
"Saya melihat merasa miris kenapa jampidus itu adalah yang dibanggakan presiden Prabowo karena dengan dia negara mendapatkan sebagai satgas PKH mendapatkan Rp 300 T dalam satu tahun," kata dia lebih lanjut.





