Grid.ID - Sudah tujuh hari komedian Temon meninggal dunia dan meninggalkan keluarga tercinta. Kepergiannya yang mendadak masih menyisakan duka mendalam bagi sang istri, Mae.
Untuk mengobati rasa rindu, Mae sengaja tidur menggunakan bantal yang sebelumnya dipakai sang suami. Ia juga memilih belum mengganti sprei dan guling di tempat tidur mereka.
"Saya tidur di bantal yang dia tidurin sebelumnya sekarang. Jadi di bagian dia, biasanya kan saya di sebelah sini, jadi saya di pinggir yang di bagian dia tidur," kata Mae ditemui usai acara Ibadah Syukur Mengenang Kepergian Temon di kediamannya di Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (18/7/2026).
"Jadi bantalnya belum saya ganti. Sprei guling belum saya ganti. Jadi saya tidur di situ, sampingnya foto dia, ya udah," lanjutnya.
Mae mengaku masih sangat merindukan Temon. Bahkan, ia berharap bisa kembali merasakan kehadiran almarhum dan sama sekali tidak merasa takut.
"Nggak, saya malah pengen ketemu. Saya bilang biarin aja dia coba nongolin aja saya pengen ketemu," ujarnya.
Selain tidur menggunakan bantal almarhum, Mae juga mengobati rindunya dengan menyanyikan lagu-lagu kenangan mereka. Lagu-lagu itu mengingatkannya pada masa awal bertemu dengan Temon pada 1998.
"Mengobati rindu, saya nyanyiin lagu-lagu dia, lagu-lagu kenangan kita. Kan dulu dia penyiar, saya kebetulan fans-nya jadi sering dikirimin lagu kan, jadi saya mau nyanyiin sekarang buat dia, gantian," tutur Mae.
Meski masih berduka, Mae berusaha tetap tegar demi anak-anaknya. Ia ingin melanjutkan cita-cita Temon dengan membesarkan putra bungsunya, Remino, menjadi anak yang hebat.
"Ngebesarin anak kita, Remino. Insya Allah, niat kita ya ngebesarin Remino untuk jadi anak hebat," pungkasnya.
Diketahui, komedian senior Simson Rarameha Ngadang alias Temon meninggal dunia pada Minggu, 12 Juli 2026 pukul 08.42 WIB di usia 59 tahun. Jenazahnya dimakamkan keesokkan harinya di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Temon meninggal dunia akibat serangan jantung. Ia sempat mengeluhkan nyeri dada hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit dan mengembuskan napas terakhirnya beberapa saat setelah tiba di rumah sakit. (*)
Artikel Asli




