Jakarta: Didier Deschamps resmi mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih Timnas Prancis dengan hasil minor. Langkah Les Bleus di Piala Dunia 2026 ditutup dengan kekalahan dramatis 4-6 dari Inggris pada laga perebutan tempat ketiga di Stadion Miami, Minggu, 19 Juli 2026.
"Kami menjalani babak pertama yang tidak bisa diterima. Itu adalah kesalahan saya," ujar Deschamps seusai laga terakhirnya bersama timnas, dikutip dari CNA dilansir Media Indonesia, Minggu, 19 Juli 2026.
Baca Juga :
Piala Dunia 2026: Bawa Inggris Peringkat Ketiga, Thomas Tuchel Minta Pemain BanggaPrancis sempat tertinggal telak 0-4 pada paruh pertama pertandingan sebelum akhirnya mencoba bangkit setelah turun minum. Kendati mampu memberikan perlawanan sengit di babak kedua, upaya Kylian Mbappe dan kawan-kawan tidak cukup untuk menyelamatkan laga ke-185 Deschamps dari kekalahan.
"Kami datang dengan ambisi besar. Kami gagal saat melawan Spanyol, tetapi tim ini memiliki kualitas. Secara manusiawi, ini adalah perjalanan yang indah," tutur pelatih berusia 57 tahun tersebut.
Piala Dunia. Foto: Dok. Antara.
Penghormatan Tertinggi dari FFF
Sebelum ditumbangkan Inggris, langkah Prancis menuju takhta juara lebih dulu dihentikan Spanyol dengan skor 0-2 di babak semifinal. Meski gagal menutup turnamen dengan medali, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) tetap memberikan penghormatan tertinggi atas dedikasi luar biasa sang pelatih.
Selama 14 tahun menukari Prancis, Deschamps mencatatkan 185 pertandingan dengan membukukan 120 kemenangan. Ia sukses mempersembahkan trofi Piala Dunia 2018 dan UEFA Nations League 2021, serta membawa Prancis menjadi finalis Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2022.
FFF menilai warisan berupa standar tinggi, disiplin, dan semangat kolektif yang ditanamkan Deschamps akan meninggalkan jejak sejarah yang tak terlupakan bagi sepak bola Prancis.
"Terima kasih, Didier," tulis pernyataan resmi FFF.




