Viral CCTV Pria Lempar Helm ke Rumah Tetangga di Depok, Polisi Turun Tangan

kompas.com
19 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Metro Depok masih menyelidiki kasus dugaan perusakan rumah milik warga di Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat.

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari korban terkait dugaan perusakan tersebut.

"Satuan Reskrim Polres Metro Depok telah melakukan cek TKP dan pemeriksaan sebanyak 5 orang, dan sudah mengirimkan surat panggilan untuk terlapor," kata Hendra Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (19/7/2026).

Baca juga: Pelaku Perusakan Rumah di Kramat Jati Teridentifikasi, Kabur ke Luar Kota

Hendra memastikan, terlapor akan dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim Polres Metro Depok pada Senin (20/7/2026).

"Masih dalam penyelidikan, dugaan perusakan pagar," ucap Hendra.

Sementara itu, rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diunggah akun instagram @ashy.faaa, memperlihatkan seorang pria yang diduga merupakan tetangga korban melempar helm ke arah rumah korban di kawasan Pancoran Mas, Depok.

Baca juga: Perusakan Rumah Kades: Warga Parbuluan VI Cari Perlindungan di Polres

Sebelum melakukan pelemparan, pria tersebut terlihat mondar-mandir di depan rumah korban.

Tak lama kemudian, pria itu melempar sebuah helm ke arah rumah korban.

Aksinya sempat ditahan dan dilerai oleh sejumlah warga di sekitar lokasi.

Dalam keterangan di akun @ashy.faaa, ia mengaku keluarganya mendapatkan ancaman, intimidasi, hingga perusakan properti oleh tetangganya sendiri.

Baca juga: Polisi Tahan 6 Tersangka Perusakan Rumah Brigadir Rizka

Pemilik akun tersebut, hal itu berlangsung bertahun-tahun.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Kejadian ini pun tidak sekali/duakali dilakukan dan sebelumnya sudah ada mediasi dengan rt rw maupun babinsos setempat, tetapi tidak ada itikat untuk berubah sampai hal tersebut terjadi lagi sampai hari ini, dan membuat keluarga saya sangat merasa tidak nyaman akan hal tersebut," tulisnya.

Atas kejadia itu, ia mengaku sudah membuat laporan ke polisi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Keberatan dengan Pernyataan Hotman Paris, Gerindra Sebut Prabowo Tidak Pernah Intervensi Kasus Hukum
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Enam Rudal Hantam Pulau Qeshm Iran di Tengah Gelombang Serangan Terbaru AS
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Resmi Bela Persib, Umuh Muchtar Ungkap Peluang Peralta Debut di Piala Presiden
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Warga Katulampa Terpaksa Beli Air Galon karena Sumur Mengering
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Pulau Berlapis Emas Ternyata Ada di RI, Bikin Heboh Asing
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.