Juragan Jaman Now (JJN) 5 telah memasuki Babak Kompetisi Batch 12. Yamato Ramen, Cakue Isi Ceu Enox, dan DVS Food bersaing untuk menarik perhatian para panelis.
Para peserta Juragan Jaman Now Season 5 yang mempresentasikan ide usaha, inovasi strategi dan visi mereka, menunjukkan jika pelaku UMKM di Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam membangun usaha yang berdaya saing, naik kelas, hingga menembus pasar global.
Para pelaku UMKM tentu memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Program JJN Season 5 didukung oleh Bank Negara Indonesia (BNI) melalui program BNI Expora yang terus mendorong pelaku UMKM Indonesia untuk menembus pasar global. Lewat Expora, UMKM akan mendampingi menjadi Go Produktif dengan edukasi dan akses permodalan, Go Digital melalui digitalisasi usaha dan pasar online, serta Go Global yang membuka akses ke buyer internasional. Karena bersama BNI, peluang bisnis semakin terbuka luas untuk naik kelas dan go internasional. Yamato Ramen
Menghadirkan cita rasa otentik dari Negeri Sakura, inilah Yamato Ramen. Ramen halal, premium, berbasis paitan kolagen dengan fondasi rasa otentik dari Jepang.
Berdiri sejak tahun 2018, dari kedai sederhana di Chiba, Jepang, Yamato Ramen mengusung konsep healthy comfort food dengan kuah ayam kolagen alami yang kaya nutrisi namun tetap ringan dan nikmat dikonsumsi.
Saat ini, Yamato Ramen telah membuka cabang pertamanya di Tebet Timur, Jakarta Selatan, dan menjadi pelopor ramen halal yang memiliki kemasan frozen serta vending machine fresh ramen pertama di Indonesia.
“Saat ini Yamato Ramen punya satu outlet dan satu central kitchen. Outlet kita serve fresh ramen, dan di central kitchen kita salah satunya adalah memproduksi frozen ramen.” kata Deni, peserta JJN Season 5, dikutip dari tayangan Juragan Jaman Now Season 5, Metro TV, Minggu, 19 Juli 2026. DVS Food-Kukis Browmo
Di balik setiap krisis selalu ada peluang. Inilah kisah Dian Veronica pelaku UMKM inspiratif asal Kota Bogor, Jawa Barat.
Berawal dari dirinya di PHK, di tahun 2005, kini Dian Veronica berhasil membangun usaha yang ia beri nama DVS Food dengan produk Kukis Browmo.
Kue kering berbahan tepung mocaf lokal yang dikemas dengan berbagai varian rasa, mulai dari dark choco, jahe merah, jahe gula aren, keju, hingga green tea almond.
“Saya menciptakan Kukis Browmo dengan varian pertama yaitu dark choco, lalu diikuti varian berikutnya green tea almond, dan jahe gula aren.” kata Dian.
Hingga kini, Kukis Browmo olahan DVS Food telah melakukan penjualan ke berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Bogor, Lampung, hingga Palembang.
Baca Juga :
Sudah Jangkau 40 Negara, Sulawesifood Bawa Bumbu Instan Autentik Sulawesi ke JJN Season 5Sebuah inovasi kuliner lahir di Kota Bandung, inilah Cakwe Isi Ceu Enox, cakwe yang diisi olahan ayam, udang, keju, sosis, cabai rawit, hingga bakso.
Berawal dari berjualan bakso tahu pada tahun 2014, Cakwe Ceu Enox mampu membuat 30.000 potong cakwe setiap bulannya. Saat ini Cakwe Ceu Enox dapat dibeli secara offline di dua kawasan Kota Bandung, yaitu kawasan Jalan Pasteur dan Antapani.
Dengan semangat kolaborasi, Cakwe Ceu Enox juga membuka lebar peluang kemitraan secara B2B. Pemenang JJN 5 Babak Kompetisi Batch 12
Yamato Ramen terpilih sebagai Terjuragan episode kali ini dengan tambahan investasi. Sementara peserta lain juga mendapat kesempatan pengembangan usaha melalui dukungan para panelis dan program pembinaan.
DVS Food Kukis Browmo mendapat investasi sebesar Rp25 juta dengan 20 persen saham dari Panelis JJN 5, Dian Onno. “Produknya Ibu oke banget, punya resep secara produk dan taste orang-orang juga bisa terima. Sehingga saya memutuskan untuk melakukan investasi ke Ibu senilai yang Ibu minta Rp25 juta untuk 20 persen saham” kata Panelis JJN 5, Dian Onno.
Namun, di samping itu Panelis JJN Reino Barack mengatakan dirinya bersama Sebastian Togelang akan melakukan negosiasi untuk menambahkan investasi terhadap produk DVS Food Kukis Browmo.
Sementara itu, kelima panelis berkolaborasi memberikan investasi selama dua tahun ke depan senilai Rp60 juta untuk produk Cakwe Ceu Enox.
“Kita berlima bersepakat untuk men-support untuk dua tahun ke depan sebanyak Rp60 juta.” ucap Panelis JJN 5, Irwan Mussry.



