Simak Tips Makanan Pengganti yang Lebih Sehat untuk Sehari-Hari dari Menkes Budi

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

Budi menegaskan bahwa perubahan gaya hidup tidak harus dilakukan secara drastis, melainkan bertahap.

Simak Tips Makanan Pengganti yang Lebih Sehat untuk Sehari-Hari dari Menkes Budi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Menerapkan gaya hidup sehat bisa diawali dari konsumsi makanan. Namun, terkadang kita sering bingung bagaimana cara memilah dan memilih makanan yang sehat, hingga akhirnya merasa semua makanan yang ada dalam kehidupan sehari-hari tidak boleh dikonsumsi. 

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dalam unggahan video di akun Instagram-nya mengatakan, salah satu hambatan terbesar masyarakat untuk hidup sehat adalah ketakutan tidak bisa lagi mengonsumsi makanan yang lezat. 

Baca Juga:
Kemenkes Buat Vaksin DBD Berbasis mRNA, Prototipe Telah Diluncurkan

Padahal, kunci utamanya bukan memangkas porsi makan secara ekstrem, melainkan cermat dalam memilih alternatif makanan yang lebih bernutrisi.

"Sering kali kita merasa kesulitan saat ingin memulai hidup sehat karena takut tidak bisa makan enak lagi. Padahal, kuncinya ada pada pilihan makanan kita. Hari ini saya mau merekomendasikan beberapa alternatif. Ini makanan yang sama enaknya, tapi terbukti jauh lebih sehat untuk tubuh kalian," kata Budi, dikutip Minggu (18/7/2026).

Baca Juga:
Menkes Ungkap Ada Risiko Kesehatan di Balik Konsumsi Jus Buah Kemasan

Maka dari itu, ia membagikan tips beberapa makanan pengganti yang lebih sehat untuk dikonsumsi sehari-hari. 

Budi menyarankan masyarakat yang menyukai tekstur renyah untuk mengganti kerupuk dengan keripik buah, serta memilih edamame ketimbang kacang kemasan yang tinggi natrium.

Baca Juga:
Menkes Ingatkan Masyarakat Lebih Bijak Konsumsi Saos Saset

“Ini ada yang sama enaknya, tapi jauh lebih sehat. Kalau kamu pengen crunchy, jangan pilih kerupuk, tapi pilihlah keripik buah. Kalau kamu pengen ngemil, jangan pilih kacang kemasan, pilihlah edamame,” ucap dia.

Selain makanan ringkas, ia juga menyoroti kebiasaan konsumsi minuman manis dan makanan tinggi minyak (deep-fried) yang menjadi pemicu berbagai penyakit. Sebagai gantinya, ia menyarankan agar masyarakat memanfaatkan teknologi seperti air fryer dan membiasakan diri minum teh tanpa gula.

"Kalau kamu pengen yang seger-seger, jangan pilih teh kemasan, pilihlah teh tawar. Kalau kamu pengen gorengan, jangan pilih yang deep fried, pilihlah yang air fried. Kalau kamu pengen ganjel, jangan makan sereal, tapi makanlah telur rebus," tambah Budi.

Budi menegaskan bahwa perubahan gaya hidup tidak harus dilakukan secara drastis, melainkan bertahap dengan mengubah preferensi atau craving makanan harian secara konsisten.

"Yuk, perlahan kita ganti cravingnya sehingga lemak-lemak yang membandel itu bisa terhempas," pungkas dia.


(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fakta Baru: Kekerasan di Daycare Little Aresha Diduga Dinormalisasi Bertahun-tahun, 27 Orang Jadi Tersangka
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Polda Metro Jaya Bakal Patroli untuk Pastikan Nobar Final Piala Dunia Aman
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
BPK Catat Piutang Perpajakan 2025 Rp116,7 Triliun, Jumlah yang Tidak Tertagih Meningkat
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Momen Langka di Piala Dunia 2026! Harry Kane Hentikan Selebrasi Demi Kiper yang Tak Bermain Satu Menit Pun
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Pabrik Sandal Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Hitam Membubung Tinggi
• 14 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.