MOJOKERTO, DISWAY.ID-- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan berbagai bantuan pertanian kepada Pondok Pesantren eLKISI, Mojokerto, Jawa Timur.
Hal ini sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan dan mendorong pesantren menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pertanian.
BACA JUGA:Dinilai Rendahkan Jurnalis, PWI Pusat Desak Hotman Paris Minta Maaf
Bantuan tersebut meliputi pengembangan sarana produksi tanaman pangan, perkebunan, hingga peternakan agar potensi lahan yang dimiliki pesantren dapat dimanfaatkan secara lebih produktif.
Bantuan tersebut disampaikan Mentan Amran saat menberikan sambutan melalui konferensi video pada acara Silaturahmi Nasional XIII dan Tabligh Akbar Pondok Pesantren eLKISI di Mojokerto, Sabtu (19/7/2026).
Pengasuh Pondok Pesantren eLKISI, Fathur Rohman, menjelaskan pesantren memiliki lahan pertanian sekitar 30 hektare di lingkungan pondok, belum termasuk lahan milik masyarakat sekitar yang selama ini turut dibina.
BACA JUGA:Sosok Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Hotel St. Regis, Diduga Pejabat di Perusahaan Swasta
Sebagian besar lahan merupakan sawah tadah hujan, sementara sekitar lima hektare telah dimanfaatkan untuk budidaya tebu.
Menanggapi hal tersebut, Mentan Amran langsung menginstruksikan jajaran Kementerian Pertanian untuk memberikan dukungan agar lahan tersebut dapat dikelola secara optimal.
"Kita siapkan pompa yang bisa mengairi lahan, nanti bantu carikan sumur dangkal. Kita juga bantu dua unit hand tractor. Untuk pengembangan tebu seluas lima hektare, insyaallah kami ambil alih. Kita biayai mulai dari pengolahan lahan sampai selesai tanam," ujar Mentan Amran.
Bantuan lainnya yang telah disiapkan Mentan Amran diantaranya satu paket bantuan ayam petelur sebanyak 600 ekor dengan potensi produksi sekitar 500–550 butir telur per hari.
BACA JUGA:Terekam CCTV Buang Sampah Sembarangan, Warga Grogol Selatan Didenda Rp500 Ribu
Selain itu, juga terdapat satu paket bantuan 20 ekor kambing, benih tanaman, serta berbagai dukungan lainnya yang akan dimatangkan bersama pihak pesantren sesuai kebutuhan di lapangan.
Menurut Mentan Amran, pesantren memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional karena tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga mampu menjadi pusat produksi pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ia menegaskan Kementerian Pertanian akan terus mendukung pengembangan usaha pertanian di lingkungan pesantren agar mampu menciptakan santri yang mandiri sekaligus melahirkan wirausahawan muda di sektor pertanian.
- 1
- 2
- »





