TABLOIDBINTANG.COM - Di usia yang baru menginjak 4 tahun, Cornelia Shalom Zoe Jackson sudah mulai mencuri perhatian di dunia modeling. Model cilik yang baru satu tahun menekuni bidang tersebut berhasil meraih gelar Juara Favorit Asian Ethnic Got Talent dan kini menyimpan impian besar untuk membawa nama Indonesia ke panggung internasional.
Cornelia Shalom Zoe Jackson membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk mulai mengejar mimpi. Model cilik berusia 4,3 tahun yang saat ini bersekolah di TKK BPK Penabur itu mulai mengenal dunia modeling sekitar satu tahun lalu setelah bergabung dengan Revi Model Academy (RMA).
Ketertarikan Shalom terhadap dunia modeling muncul karena ia merasa bidang tersebut dapat menjadi wadah untuk mengembangkan bakat dan kemampuannya sejak dini. "Dunia modeling dapat mengasah kemampuan dan bakat yang ada pada Shalom karena Shalom memang menyukai dunia modeling," ujarnya.
Perjalanan Shalom meniti karier tidak lepas dari dukungan keluarga. Kedua orang tuanya menjadi sosok pertama yang mendorongnya untuk berani tampil, bersama Bunda Revi yang turut membimbing langkah awalnya di dunia modeling. "Yang pertama kali mendukung Shalom terjun ke dunia modeling adalah mamah, papah, dan Bunda Revi," katanya.
Dukungan tersebut berbuah manis. Shalom berhasil meraih gelar Juara Favorit Asian Ethnic Got Talent, sebuah pencapaian yang hingga kini menjadi prestasi paling membanggakan dalam perjalanan kariernya.
Menurut Shalom, kemenangan itu juga menjadi pengalaman yang paling berkesan. Selain membawa pulang penghargaan, ia berkesempatan bertemu banyak teman dari tujuh negara serta mengenal berbagai tim modeling di Jakarta, termasuk desainer fesyen profesional, Jefri.
"Pengalaman yang paling berkesan saat memenangkan Juara Favorit Asian Ethnic Got Talent di Jakarta. Shalom juga bisa mengenal banyak teman dari tujuh negara dan bertemu beberapa tim modeling di Jakarta, khususnya Kak Jefri sebagai desainer fashion yang profesional," tuturnya.
Meski telah mengoleksi prestasi, Shalom mengakui masih memiliki tantangan yang harus dihadapi. Keberanian dan rasa percaya diri saat tampil di depan banyak orang menjadi hal yang terus ia latih agar dapat memberikan penampilan terbaik. "Tantangan terbesar adalah keberanian dan rasa percaya diri tampil di hadapan banyak orang serta menampilkan yang terbaik agar disukai banyak orang," ungkapnya.
Di tengah aktivitas modeling, Shalom tetap memprioritaskan pendidikan. Selama ini, ia membagi waktu dengan meminta izin kepada pihak sekolah setiap kali mengikuti kompetisi atau kegiatan modeling. Menurutnya, sekolah memberikan dukungan penuh terhadap aktivitas tersebut.
Ke depan, Shalom memiliki impian besar. Ia ingin menjadi model bertaraf internasional yang mampu mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang dunia. "Cita-cita terbesar Shalom adalah menjadi model tingkat internasional yang dapat membawa nama baik Indonesia ke panggung dunia," pungkasnya.




