Pigai soal Bentrok Adonara: Solusi Budaya Lebih Efektif dari pada Pemolisian

liputan6.com
1 minggu lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengerahkan jajaran Kantor Wilayah Kementerian HAM Nusa Tenggara Timur untuk memantau bentrokan antarwarga yang terjadi di Adonara, Flores Timur. Langkah tersebut sebagai bentuk penanganan konflik yang telah menimbulkan korban jiwa dan kerugian materi.

Pemantauan di lapangan bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi masyarakat pascakonflik sekaligus mengidentifikasi langkah yang diperlukan dalam mendukung penyelesaian secara damai.

Advertisement

Hasil pemantauan, menjadi bahan koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat dan agama, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

"Berdasarkan pengalaman menangani kasus di sana, kami menilai pendekatan melalui solusi budaya jauh lebih efektif daripada pemolisian,” ujar Pigai dikutip dari Antara, Minggu (19/7/2026).

Menurut Pigai, pendekatan berbasis budaya lebih efektif dibandingkan pendekatan yang hanya mengedepankan aspek penegakan hukum.

Pelibatan tokoh adat dan mekanisme penyelesaian yang hidup di tengah masyarakat mampu membangun kembali kepercayaan serta mencegah terjadinya konflik serupa di masa mendatang.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sarwendah Merasa Dipojokkan, Ruben Onsu Tegaskan Tujuannya Bersuara hingga Singgung Soal Jejak Digital
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Laba Bersih BCA (BBCA) Tembus Rp29,5 Triliun di Semester I-2026
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Akhirnya Mendarat di Indonesia! Ini Alasan Kenapa The Mini Quilted Bag dari COS Wajib Jadi Wishlist Kamu
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Waspadai Kasus Ijazah Jokowi Berlanjut, Dokter Tifa Ancam Seret Elite Kampus hingga Rektor UGM
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Judol Jadi Kejahatan Transnasional, Guru Besar UI: Bandar Besarnya Juga Harus Ditangkap
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.