Iran Sebut AS Serang Lokasi Nuklir Darkhovin, PBB Selidiki

detik.com
1 hari lalu
Cover Berita
Jakarta -

Organisasi Energi Atom Iran mengatakan beberapa proyektil yang diduga diluncurkan Amerika Serikat (AS) menghantam lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir Darkhovin yang sedang dibangun di provinsi Khuzestan. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turut menyelidiki laporan tersebut.

Dilansir Aljazeera, Minggu (19/7/2026), badan tersebut mengutuk serangan AS yang terjadi pada pukul 03.39 waktu setempat. Pembangunan pembangkit listrik tersebut dimulai pada tahun 2022.

Baca juga: Trump Sudah Tak Peduli Kesepakatan Damai dengan Iran

Mengetahui laporan itu, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) turun tangan.

Mereka mengatakan sedang menyelidiki laporan serangan semalam di lokasi pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir yang direncanakan di Darkhovin, di provinsi Khuzestan barat daya Iran.

"Fasilitas tersebut berada pada tahap awal pembangunan dan tidak mengandung material nuklir saat terakhir kali dikunjungi oleh IAEA," kata badan PBB tersebut dalam sebuah pernyataan.

Serangan yang dilaporkan tersebut diyakini tidak menimbulkan risiko radiologis, kata IAEA, tetapi Direktur Jenderal Rafael Grossi mengulangi seruan untuk "pengekangan militer di sekitar semua lokasi terkait nuklir".

Baca juga: Trump Raup Rp 17,9 Triliun dari Kripto dalam Setahun, Termasuk dari Koin Meme




(maa/fas)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ada Sekolah Nasional Terintegrasi, Sekolah Rakyat, dan SMA Garuda, Apa Bedanya?
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Hamas Pilih Khalil al-Hayya sebagai Pemimpin Baru
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menko Yusril Ihza Mahendra: KPK Belum Perlu Intervensi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
LBH Jakarta Buka Pos Pengaduan Ojol, Driver Kini Bisa Laporkan Suspend hingga Putus Mitra
• 13 jam lalukompas.com
thumb
DPD RI Pastikan Aspirasi Kepulauan Terakomodasi di RUU
• 9 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.