JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengajak anak-anak Indonesia tumbuh sebagai generasi yang saling menjaga dengan menolak segala bentuk kekerasan, peduli terhadap sesama, serta menciptakan lingkungan yang aman.
Ajakan tersebut disampaikan Arifah Fauzi saat puncak Lokakarya Forum Anak Nasional 2026 dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Minggu 19 Juli 2026.
BACA JUGA:Program PNM Raih Apresiasi Menteri PPPA dan Kepala BPS, Perkuat Ekonomi Sirkular Nasional
Menurut Arifah, menjadi generasi penerus bangsa tidak hanya ditandai dengan keberanian memiliki cita-cita, tetapi juga keberanian menyampaikan pendapat, menghargai pandangan orang lain, dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Ia juga mengingatkan pentingnya komitmen untuk menolak segala bentuk kekerasan. Anak-anak, menurutnya, perlu memiliki kesadaran agar tidak menjadi korban maupun pelaku kekerasan serta saling melindungi dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, Arifah menyoroti penggunaan media sosial yang semakin dekat dengan kehidupan anak.
BACA JUGA:Makna Logo dan Tema Hari Anak Nasional 23 Juli 2026 Peringatan ke-42, Resmi dari KemenPPPA
Ia mengingatkan agar media sosial dimanfaatkan secara bijak karena penggunaan yang tidak tepat dapat membawa berbagai risiko terhadap keselamatan anak.
Sebagai contoh, Menteri PPPA Arifah Fauzi menyebut adanya kasus kekerasan seksual yang berawal dari perkenalan melalui media sosial. Karena itu, ia mengimbau anak-anak lebih berhati-hati saat berinteraksi di ruang digital.
Tak hanya menyampaikan pesan kepada anak-anak, Arifah juga mengajak para orang tua memperkuat komunikasi dan membangun hubungan emosional yang erat dengan anak. Keberhasilan anak tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari nilai-nilai yang ditanamkan di dalam keluarga.
BACA JUGA:Menteri PPPA Desak Perpres PARD Disahkan, Sudah 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online
"Benteng bagi anak-anak bukan sekadar pagar fisik, melainkan benteng hati yang dibangun di dalam keluarga," ujar Arifah.
Ia berharap Hari Anak Nasional 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran seluruh pihak agar keluarga memiliki lebih banyak waktu bersama anak dan bersama-sama mewujudkan generasi Indonesia yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.





