JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menjagokan Timnas sepakbola Spanyol untuk mengalahkan Timnas Argentina pada final Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Senin (20/7/2026) dini hari.
Prediksi tersebut disampaikan Rano saat menghadiri acara nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (19/7/2026).
Baca juga: Nobar Final Piala Dunia di Lapangan Banteng Membludak, Penonton Saling Dorong
"Aku dukung Spanyol, Prediksi 2-1 (menang atas Argentina)," kata Rano di Lapangan Banteng, Minggu (19/7/2026).
Namun, Rano tidak menjelaskan alasan dirinya mendukung La Furia Roja, yang terakhir kali menjuarai Piala Dunia pada 2010.
Lebih lanjut, Rano mengatakan sekitar 14.000 orang telah memadati kawasan Lapangan Banteng sejak pagi hingga menjelang acara nobar final Piala Dunia 2026.
Baca juga: Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Hari Ini: Final Spanyol Vs Argentina
Menjelang pertandingan final, kawasan Lapangan Banteng juga diramaikan sejumlah pertunjukan musik yang menampilkan Armada, Tipe-X, hingga Juan Reza.
Selain di Lapangan Banteng, Pemerintah Provinsi Jakarta juga menggelar nobar final Piala Dunia 2026 di 30 titik lain yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta.
"Berdasarkan informasi, hampir 200 tenant yang ikut di ini. Itu, ini menandakan, dan tadi kita lihat kan dari hasil perputaran ekonominya bisa sampai Rp 5 triliun. Wah, itu luar biasa kan," jelas Rano.
Febryan Kevin/Kompas.com Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno ketika memberikan keterangan jelang Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawam Argentina, Minggu (19/7/2026).
Spanyol memastikan tiket ke partai puncak setelah mengalahkan Perancis dengan skor 2-0 pada semifinal. Tim asuhan Luis de la Fuente tampil dominan sepanjang pertandingan.
Mikel Oyarzabal membuka keunggulan Spanyol sebelum Pedro Porro memastikan kemenangan La Roja.
Sepanjang turnamen, Spanyol juga tampil sebagai tim dengan pertahanan terbaik. Mereka hanya kebobolan satu gol dan mencatat enam clean sheet.
Di sisi lain, Argentina harus bekerja lebih keras untuk mencapai final.
Menghadapi Inggris pada semifinal, Lionel Messi dan kolega sempat tertinggal setelah Anthony Gordon mencetak gol pada menit ke-55.
Namun, mental juara Argentina kembali terlihat. Enzo Fernandez menyamakan kedudukan pada menit ke-85 sebelum Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada masa perpanjangan waktu (90+2).
Lionel Messi kembali menjadi aktor penting dengan menyumbang dua assist yang membawa Argentina menang 2-1 sekaligus lolos ke final untuk kedua kalinya secara beruntun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang