Buku best seller karya pendakwah milenial Habib Husein Jafar Al Hadar berjudul Seni Merayu Tuhan resmi diadaptasi menjadi film layar lebar. Disutradarai oleh Cesa David Luckmansyah di bawah naungan rumah produksi Wahana Kreator Nusantara, film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop tanah air pada 13 Agustus 2026.
Langkah ini menjadi debut Habib Jafar di industri perfilman yang sekaligus membawa konsep dakwah bil film (berdakwah melalui film). Ide ini, menurutnya, terinspirasi dari pesan tokoh-tokoh agama ternama seperti Gus Mus dan Prof. Quraish Shihab.
"Buku ini dipilih karena secara kuantitas paling laris, dan secara kualitas ini buku yang paling spiritual, emosional, dan sentimentil. Buku ini mengajak ngobrol semua pihak, baik orang tua, anak muda, hingga orang yang masih tersesat, tanpa kesan menggurui," ungkap Habib Jafar dalam program Showbiz Metro TV, Minggu 19 Juli 2026.
Baca Juga :
Perjalanan Spiritual Sang Pemuda Tersesat
Film Seni Merayu Tuhan menyoroti pergulatan seorang anak muda bernama Hikmah (diperankan oleh Ari Irham). Hikmah adalah sosok yang larut dalam gemerlap masa muda, lebih sering menghabiskan waktu bersama kekasihnya, Sophia (Lutesha), dan mengabaikan panggilan serta ajakan ibunya (Rieke Diah Pitaloka) untuk beribadah.
Titik balik kehidupan Hikmah terjadi ketika sang ibu meninggal dunia. Kehilangan terbesar itu mengguncang batinnya dan memaksanya menapaki perjalanan spiritual untuk kembali mendekat kepada Tuhan.
"Film ini meng-capture bagaimana perasaan orang tua yang ditinggalkan anaknya, dan bagaimana anak bisa belajar untuk selalu tersambung dengan orang tuanya. Boleh berbeda tempat, tapi cintanya harus tetap sama dan tersambung," jelas Habib Jafar.
Kejutan Peran Kameo Habib Jafar
Menariknya, keterlibatan Habib Jafar tidak hanya sebatas penulis buku semata. Ia mengaku terlibat langsung sejak proses pencetusan ide hingga penulisan belasan draf naskah selama kurang lebih satu tahun.
Tidak hanya di balik layar, sang pendakwah juga akan memberikan kejutan dengan tampil sebagai kameo dalam film ini. Uniknya, ia memastikan tidak akan berperan sebagai habib maupun ustaz. Adapun karakter ustaz sentral di film ini justru akan dimainkan oleh aktor Alfie Alfandi.




