VIVA – Superkomputer Opta memprediksi Spanyol memiliki peluang lebih besar untuk menjuarai Piala Dunia 2026 dibanding Argentina menjelang partai final yang akan digelar di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Senin 20 Juli 2026 dini hari WIB.
Prediksi tersebut didasarkan pada 25.000 simulasi pertandingan yang dijalankan Opta. Hasil simulasi menunjukkan Spanyol memiliki peluang juara sebesar 59,46 persen, sedangkan Argentina memperoleh 40,54 persen.
Angka tersebut menempatkan La Furia Roja sebagai favorit untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Jika melihat hasil pertandingan dalam waktu normal, Opta memberikan peluang kemenangan sebesar 45,1 persen kepada Spanyol. Sementara Argentina memiliki peluang menang 29,4 persen, sedangkan kemungkinan pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu atau adu penalti mencapai 25,4 persen.
Dalam 25.000 simulasi yang dilakukan, Spanyol memenangkan pertandingan pada waktu normal dalam 45 persen skenario. Sebanyak 29 persen simulasi berakhir imbang sehingga laga harus dilanjutkan ke perpanjangan waktu atau adu penalti, sedangkan Argentina menang pada waktu normal dalam 26 persen simulasi.
Secara keseluruhan, berikut proyeksi Opta jelang final Piala Dunia 2026:
- Peluang juara: Spanyol 59,46 persen – Argentina 40,54 persen.
- Peluang menang dalam 90 menit: Spanyol 45,1 persen – Argentina 29,4 persen – Imbang 25,4 persen.
- Hasil simulasi waktu normal: Spanyol menang 45 persen – Imbang 29 persen – Argentina menang 26 persen.
Prediksi tersebut didukung oleh performa konsisten Spanyol sepanjang turnamen. Tim tersebut belum terkalahkan dalam 37 pertandingan internasional dan hanya kebobolan satu gol selama Piala Dunia 2026.
Selain memiliki pertahanan yang solid, Spanyol juga dikenal menguasai jalannya pertandingan. Mereka mencatat rata-rata 64 persen penguasaan bola di setiap laga. Sebelum tampil di Piala Dunia, Spanyol juga datang dengan modal menjuarai Euro 2024, mencapai final UEFA Nations League, serta lolos ke putaran final Piala Dunia sebagai juara grup tanpa menelan kekalahan.
Dari sisi individu, sejumlah pemain menjadi andalan La Furia Roja. Lamine Yamal tampil produktif dengan kontribusi 41 gol dan assist di semua kompetisi musim ini bersama Barcelona. Selain itu, Rodri telah kembali dalam kondisi bugar, Mikel Merino beberapa kali memberi dampak positif dari bangku cadangan, sementara Mikel Oyarzabal menjadi salah satu opsi utama di lini depan.





