jpnn.com, JAKARTA - Ketua Harian DPP Partai Ummat periode 2025-2030, Heikal Safar didampingi istrinya Nofalia Heikal Safar dan Sekjen Taufik Hidayat mulai bersafari politik untuk memanaskan mesin partai menuju Pemilu 2029.
Sebagai langkah awal, Heikal melakukan kunjungan kerja bersilaturahmi menemui Sufmi Dasco Ahmad selaku Ketua Harian DPP Partai Gerindra dan Pimpinan DPR di Kantornya Gedung DPR RI, Senayan Jakarta, pada pekan ini (19/7).
BACA JUGA: Babak Baru Partai Ummat, Sinergi Tokoh-Tokoh Muda Menuju Pemilu 2029
Pada kesempatan tersebut, Heikal menyampaikan Partai Ummat akan selalu mendukung semua program pemerintah yang memang dimaksudkan untuk kepentingan rakyat Indonesia.
"Partai Ummat ingin agar rakyat Indonesia berdaulat penuh dan mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya dari kemakmuran sumber daya alam kita. Oleh sebab itu, langkah apapun yang dilakukan pemerintah saat ini untuk menyejahterakan rakyat akan selalu kami dukung" ujar Heikal di kantor Dasco di Gedung DPR RI Senayan Jakarta.
BACA JUGA: Heikal Safar Dukung Hukuman Mati untuk Para Koruptor Kasus-Kasus Besar
Menurut Heikal, pesan yang sama sebelumnya telah disampaikan dalam Milad dan Munas Partai Ummat pada awal Mei 2026 lalu oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat Prof. Dr. H. M. Amien Rais.
Amien mengingatkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto harus terus melakukan kerja nyata untuk rakyat karena kekayaan alam Indonesia yang begitu berlimpah yang selama ini masih banyak terjadi kebocoran maupun eksploitasi masif oleh pihak oligarki. Akibatnya, rakyat masih banyak yang hidup jauh di bawah garis kemiskinan.
BACA JUGA: Propindo Ajak Organisasi Advokat Bersatu Dukung Penanganan Kasus-Kasus Korupsi Besar
"Kami di Partai Ummat selalu memimpikan negara kita menjadi negara kayaraya, adil, makmur dan sentosa atas ridho Allah SWT, " imbuh Heikal.
Selain itu, Heikal dan Dasco juga membahas terkait dengan rencana Undang-Undang Pemilu yang akan dibahas di parlemen.
Partai Ummat, kata Heikal, berharap bahwa UU Pemilu nantinya mengakomodasi semua kepentingan parpol baik yang ada di Senayan maupun tidak sehingga suara rakyat sekecil apapun tidak hilang.
"Pengalaman pemilu 2024 yang lalu menjadi pelajaran bagi kita semua di mana sekitar 17 juta suara hilang tidak jadi kursi. Makanya, kami sampaikan ke Pak Dasco selaku pimpinan DPR agar nantinya UU Pemilu yang dirancang jangan lagi malah mengulang hilangnya suara pemilih tersebut karena sistem Pemilu yang tidak sesuai dengan corak keberagamaan bangsa Indonesia,” tegas Heikal.
Heikal rencananya akan rutin melakukan kunjungan kerja bersilaturahmi ke seluruh pemangku kepentingan di Indonesia agar apa yang diperjuangkan Partai Ummat bisa dipahami oleh semua kalangan. Dia berharap Partai Ummat bisa bersinergi untuk menjadikan Indonesia sebagai negeri Baldatun Tayyibatun Wa rabbun Ghafur sebagaimana yang dicita-citakan para pendiri bangsa Republik Indonesia.
"Kami akan terus datangi para tokoh, sesepuh, ulama, kaum cendikiawan dan lain sebagainya agar kami bisa berdiskusi dan mendapatkan masukan bagaimana seharusnya Indonesia ini ditata kedepannya bersama sama,” pungkasnya. (flo/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Dasco Beri Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Nadiem, Terkait Amnesti?
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi




