Regulator China Kumpulkan Pelaku Pasar usai Bursa Saham Anjlok Tajam

idxchannel.com
21 jam lalu
Cover Berita

Regulator sekuritas China akan bertemu dengan pelaku pasar pada Senin (20/7/2026) setelah bursa saham mengalami penurunan tajam akhir-akhir ini.

Regulator China Kumpulkan Pelaku Pasar usai Bursa Saham Anjlok Tajam. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Regulator sekuritas China akan bertemu dengan pelaku pasar pada Senin (20/7/2026) setelah bursa saham mengalami penurunan tajam akhir-akhir ini.

Pada saat yang sama, sejumlah lembaga investasi yang terafiliasi dengan pemerintah membeli saham dalam jumlah besar dalam upaya untuk membendung pelemahan.

Baca Juga:
Airlangga Bidik Transfer Teknologi Robotika dan AI dari Perusahaan Teknologi China ke RI

"Komisi Regulasi Sekuritas China (CSRC) mengundang pelaku pasar untuk bertemu pada Senin guna mendengarkan usulan mereka tentang bagaimana mempromosikan perkembangan pasar yang stabil dan sehat," lapor media lokal Securities Times, dilansir dari The Business Times.

Pasar saham China anjlok lebih dari lima persen pekan lalu karena penawaran umum perdana (IPO) perusahaan pembuat chip CXMT memicu kekhawatiran likuiditas, sementara aksi jual global saham chip dan konflik yang kembali memanas di Timur Tengah juga meredam selera risiko.

Baca Juga:
Indonesia Akan Ekspor Produk Unggas ke China dan Timteng

Aksi jual besar-besaran terjadi pada saham teknologi, dengan indeks Star Market Shanghai anjlok sekitar 25 persen dari puncaknya pada 1 Juli.

Kapitalisasi pasar bursa saham China tergerus sebanyak 10 triliun yuan atau sekitar Rp26 ribu triliun selama dua minggu terakhir.

Baca Juga:
Perusahaan Dunia Ramai-Ramai Beralih ke AI China, Lebih Murah dari OpenAI dan Anthropic

Pada akhir pekan, dua perusahaan milik negara, China Chengtong dan China Reform, mengatakan bahwa mereka telah menghabiskan total 60 miliar yuan atau sekitar Rp159 triliun untuk membeli saham.

"CSRC akan mengadakan forum dengan perwakilan dari perusahaan pialang, perusahaan manajemen dana, dan perusahaan yang terdaftar di bursa saham dalam beberapa hari mendatang untuk mengumpulkan pendapat mereka untuk pembuatan kebijakan guna mempromosikan stabilitas pasar," kata China Securities Journal milik pemerintah. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Keterampilan Tak Cukup, Perempuan Juga Perlu Ilmu Membangun Bisnis
• 6 jam laluherstory.co.id
thumb
Wamenkeu Tekankan IA UoB Miliki Peran Tuju Indonesia Emas 2045
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Salurkan Bantuan Korban Konflik Flores Timur, Gus Ipul Imbau Warga Menahan Diri
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Ditangkap KPK saat Berada di Rumah Dinas, Uang Ratusan Juta Ikut Disita
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo: Kopdes Awalnya untuk Hilangkan Rentenir yang Isap Uang Petani
• 15 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.