Pendiri Ratu Prabu Energi (ARTI) Burhanuddin Bur Maras Meninggal Dunia

idxchannel.com
21 jam lalu
Cover Berita

PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) mengumumkan bahwa Burhanuddin Bur Maras telah meninggal dunia pada Sabtu (18/7/2026).

PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) mengumumkan bahwa Burhanuddin Bur Maras telah meninggal dunia pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) mengumumkan bahwa Burhanuddin Bur Maras telah meninggal dunia. Dia merupakan Pendiri sekaligus Direktur Utama perusahaan yang bergerak di jasa penunjang migas tersebut.

"Perseroan menyampaikan bahwa Burhanuddin Bur Maras yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Ratu Prabu Energi Tbk telah meninggal dunia pada hari Sabtu tanggal 18 Juli 2026," kata manajemen PT Ratu Prabu Energi Tbk, Senin (20/7/2026).

Baca Juga:
Rachmat Gobel, Bos Panasonic Indonesia Meninggal Dunia

Burhanuddin Bur Maras adalah tokoh sentral di balik PT Ratu Prabu Energi Tbk yang memiliki aset Gedung Ratu Prabu di kawasan Cilandak, Jakarta. Saat ini, perusahaan tersebut dikendalikan oleh keluarganya, termasuk anak-anaknya yang menjabat sebagai Komisaris Utama Derek Prabu Maras dan Gregory Quinn Maras selaku Direktur.

Terpisah, Menantu Burhanuddin yang juga istri dari Derek Prabu maras, Yuli Yanti Hutagaol menyebut, mertuanya meninggal dunia pada Sabtu (18/7/2026) pukul 11.53 WIB. Kepergiannya terjadi pada usia 90 tahun.

Baca Juga:
Komedian Temon Meninggal Dunia, Selebriti Ucapkan Belasungkawa

"Pukul 10.55 WIB, kita ibadah terakhir & seperti Dad mau ucapkan selamat ulang tahun & selamat tinggak ke Yuli. Selamat jalan Komandan, pukul 11.53 WIB dad menghembuskan nafas terakhir di jam yang sama kayak my mom, Berlian Simanjuntak," kata perempuan yang berprofesi sebagai pengacara itu lewat akun Instagram @ully_hutagaol_real.

Burhanuddin Bur Maras lahir di Lahat, Sumatera Selatan. Dia meraih gelar Sarjana dari Petroleum Engineer New Mexico Institute of Mining and Technology Socorro, AS tahun 1965.

Selepas lulus, dia bekerja di Cardinal Petroleum Company, Montana AS sebagai Junior Engineer. Kemudian pada 1966-1969, dia bekerja di Williams Brothrr Company di Oklahoma sebagai Construction Engineer.

Pada 1975, dia mendirikan PT Ratu Prabu Energi dan PT Lekom Maras di mana dia menjadi Direktur Utama hingga meninggal dunia. Sementara itu, PT Ratu Prabu Energi Tbk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 30 April 2003.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kebut Hilirisasi Pangan, BAIK Gandeng Produsen Telur Skala Besar Asal Semarang
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Menteri PU Jawab Kritik soal Gaya Bicara: Saya Jawa Timur, Agak Slengekan
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
PM Hongaria Akan Minta Grandmaster Catur Judit Polgar Jadi Presiden
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bedah Editorial MI: Sepak Bola tanpa Jalan Pintas
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
15 Kota Berpotensi Hujan 21 Juli 2026, Jakarta dan Bandung Siapkan Payung!
• 3 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.