Grid.ID - Baru-baru ini, pakar ekspresi menyoroti gelagat Sarwendah saat menghadiri sidang perdana hak asuh anak. Adakah yang disembunyikan oleh mantan istri Ruben Onsu?
Sidang perdana hak asuh anak yang diajukan oleh Ruben Onsu telah digelar pada Rabu (15/7/2026). Sidang itu dihadiri oleh Sarwendah selaku tergugat dan mantan istri Ruben.
Sedangkan sang penggugat yakni Ruben Onsu diketahui absen dalam acara tersebut. Hal itu dikarenakan dirinya menghadiri agenda lain yang tidak bisa diwakilkan.
Kehadiran Sarwendah pun menuai sorotan. Dirinya tersenyum saat ditemui wartawan.
Usai menjalani persidangan, Sarwendah mengungkap komitmentnya sebagai seorang ibu. Dirinya mengungkap bahwa tujuannya adalah untuk membahagiakan anak-anaknya.
"Sebagai seorang ibu, dari dulu sampai sekarang tidak pernah berubah fokus saya, yaitu membuat kebahagiaan anak, membuat anak merasa nyaman," jelasnya, dikutip dari Grid.ID pada Senin (20/7/2026).
Kehadirannya dalam sidang itu, menurutnya dalah bentuk komitmen dan kepatuhan terhadap hukum di Tanah Air. Selain itu hal ini menunjukkan komitmennya untuk mempertahankan hak asuhnya.
"Saya sebagai warga negara yang baik, saya hadir di sini untuk memenuhi panggilan pertama sidang saya," jelasnya lagi.
Akan tetapi, pakar ekspresi justru menyoroti gelagat Sarwendah. Dikutip dari TribunSeleb pada Senin (20/7/2026), Kirdi Putra, seorang pakar ekspresi menyebutkan bahwa senyum kekasih Giorgio Antonio itu sangat berbeda.
Dirinya mengatakan bahwa senyum yang dilontarkan Sarwendah bukanlah senyum bahagia. Hal itu ia ungkap berdasarkan yang dilihatnya.
"Tersenyumnya bukan tersenyum dia happy, atau dia santai, enggak," ujarnya.
Menurutnya, senyum tersebut adalah sebuah sebuah polite smile yang hanya sementara. Selain itu, dirinya menyebut bahwa senyum itu tampaknya untuk menutupi sesuatu.
"Senyum yang dia lakukan kita sebut sebagai polite smile atau senyum sopan," ujarnya.
"Jadi senyum yang untuk katakanlah kita mau difoto, habis itu ya ilang lagi senyumnya," jelasnya.
Mengenai apa yang ditutupi oleh Sarwendah, Kirdi tak menjelaskan lebih jauh. Namun, dirinya menduga hal itu untuk menutupi grogi atau sedih.
"Lebih cenderung untuk menutupi sebuah perasaan, misalnya grogi, apakah itu sedih, dia tersenyum," paparnya.
Kirdi pun menambahkan bahwa senyum yang ditampakkan oleh Sarwendah bukanlah senyum bahagia. Dirinya menyebut tak ada garis senyum seperti saat bahagia yang ditunjukkan ibu 2 anak itu.
"Saya nggak bisa bilang ini senyuman bahagia tau segala macam," kata Kirdi.
"Kenapa? Karena tarikan garis di wajahnya itu tidak menunjukkan bahwa tarikan garis senyum yang total, senyum yang karena happy, senyum karena santai, enggak" lanjut dia.
Ia kembali mengenaskan bahwa senyum yang ditunjukkan oleh Sarwendah hanya sekadar senyum sopan saja. Tak menunjukkan rasa bahagia.
"Itu yang tadi saya bilang, senyum sopan aja," pungkasnya.
Lalu, apakah benar ada yang ditutupi dengan gelagat Sarwendah? Lantas, apa yang ditutupinya dari sidang gugatan hak asuh ini? (*)
Artikel Asli




