Kapal Tanker Meledak-Terbakar di Selat Hormuz, Awaknya Selamat

detik.com
22 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Para awak kapal berhasil meninggalkan kapal tanker yang meledak dan terbakar setelah diserang di Selat Hormuz. Demikian disampaikan badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UK Maritime Trade Operations/UKMTO) pada hari Senin (20/7), saat Amerika Serikat dan Iran bersaing untuk menguasai jalur perairan vital tersebut.

"Kapal tersebut terkena proyektil yang tidak diketahui. Awak kapal berhasil meninggalkan kapal dan telah diselamatkan oleh sebuah kapal. Api belum padam dan kapal saat ini terombang-ambing di laut. Tidak ada dampak lingkungan yang dilaporkan," kata UKMTO dalam pernyataan terbarunya, dilansir kantor berita AFP, Senin (20/7/2026).

Sebelumnya, badan maritim Inggris tersebut melaporkan bahwa kapal tanker minyak itu "terbakar" sekitar delapan mil laut barat laut Kumzar, Oman.

Baca juga: Memanas! AS Gempur Kota Pembangkit Nuklir Iran

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan bahwa dua kapal tanker minyak meledak pada Senin (20/7) dini hari waktu setempat, saat mencoba melintasi "jalur pelayaran yang tidak aman" di bagian selatan Selat Hormuz. IRGC menyebut kedua kapal tanker itu kini lumpuh dan tidak bisa melanjutkan pelayaran.

IRGC dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters, Senin (20/7/2026), mengklaim bahwa kapal-kapal tersebut berupaya menggunakan rute tidak aman di bawah "tekanan dan paksaan" militer Amerika Serikat (AS).

Menurut IRGC, ada empat kapal yang awalnya mengabaikan peringatan Iran dan bertindak dengan dukungan AS. Dua kapal di antaranya kemudian meninggalkan jalur tersebut, namun dua kapal lainnya tidak.

Dalam pernyataannya, IRGC memperingatkan bahwa selama "agresi AS" terus berlanjut di kawasan tersebut, jalur pelayaran strategis itu tidak akan aman untuk transit kapal-kapal yang mengangkut pupuk, minyak, atau gas.

"Kapal-kapal yang terpengaruh oleh kata-kata pihak Amerika dan memasuki rute yang tidak aman, pasti akan mengalami kecelakaan," tegas IRGC dalam peringatannya.




(ita/ita)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RI Sempat Ditakut-takuti Rating Agency, Prabowo: SdanP Malah Dukung DSI
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Polisi Kejar WNA Bulgaria Terduga Pembobol Ribuan Rekening Bank Jambi
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Defisit APBN Juni 2026 Capai Rp 196,5 Triliun
• 44 menit lalujpnn.com
thumb
Sudin Bina Marga Jakpus Perbaiki 9.512 Titik Jalan Berlubang hingga Juli 2026
• 1 jam lalueranasional.com
thumb
Prabowo Pertanyakan Patriotisme Pihak yang Ramal RI Kolaps: Nyatanya Makin Kuat
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.