Ponton Baja Miring, Ekskavator Tercebur ke Aliran Kali Cakung Lama Jakut

kompas.com
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Satu unit ekskavator tercebur ke aliran Kali Cakung Lama, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (19/7/2026) karena ponton baja miring. 

Pengamatan Kompas.com di lokasi pada Senin (20/7/2026) sore, ekskavator tersebut belum dievakuasi dan masih terjebak di aliran kali.

Ekskavator dalam kondisi miring dan sebagian tenggelam di aliran kali.

Baca juga: Pengacara Ditemukan Tewas Diduga Loncat dari Lantai 46 Apartemen Kuningan Jaksel

Dua ponton baja yang awalnya berfungsi sebagai pelampung ekskavator di atas air juga dalam kondisi miring.

Sebagian kecil jalanan di belakang  ekskavator tersebut dalam kondisi rusak.

"Kemarin jatuhnya, kalau enggak salah sore sekitar pukul 17.30 WIB. Kirain malamnya mau dievakuasi langsung kan, ternyata belum nih," jelas Bahrudin (45) salah seorang warga sekitar saat ditemui Kompas.com, Senin.

Pengamatan Kompas.com di lokasi pada Senin (20/7/2026) sore, ekskavator tersebut belum dievakuasi dan masih terjebak di aliran kali.

Ekskavator dalam kondisi miring dan sebagian tenggelam di aliran kali.

Dua ponton baja yang awalnya berfungsi sebagai pelampung ekskavator di atas air dalam kondisi miring.

Baca juga: Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik di Restoran Jakpus, Digendong 2 Pria Bertubuh Besar

Sebagian kecil jalanan di belakang  ekskavator tersebut dalam kondisi rusak.

"Kemarin jatuhnya, kalau enggak salah sore sekitar pukul 17.30 WIB. Kirain malamnya mau dievakuasi langsung kan, ternyata belum nih," jelas Bahrudin (45) salah seorang warga sekitar saat ditemui Kompas.com, Senin.

Sementara itu, Latif (bukan nama sebenarnya) warga lainnya menyebut ekskavator tersebut bisa terjatuh karena kehilangan keseimbangan.

"Susah itu pontonnya satu-satu. Enggak stabil jadinya jatuh ke belakang," ujar dia.

Baca juga: Pria di Depok Challenge 2 Bocah Makan Cabai dengan Iming-iming Uang Rp 10.000

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia mengatakan, ekskavator itu disebut baru akan dievakuasi pada Senin malam ini.

"Malam ini sih katanya diangkat. Harus pakai crane itu mah, besar soalnya," ucap dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bursa Asia Menguat, Harga Minyak Mereda di Tengah Harapan Gencatan Senjata Iran-AS
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Siapa RM Napitupulu? Keponakan Hotman Paris yang Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 46 Apartemen di Jaksel
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
KPK Sita Uang Tunai Rp9,06 Miliar saat OTT Bupati Lombok Barat
• 28 menit laluokezone.com
thumb
Pria Mabuk yang Berenang lalu Tenggelam di Kali Oya Bantul Ditemukan Tewas
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Purbaya: PFII Bukan Pengganti Sistem Keuangan Nasional, Melainkan Pelengkap Berstandar Global
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.