Jembatan Darurat Nagari Anduriang Rampung, Akses Padang Pariaman Berangsur Pulih

kompas.com
17 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.com - Mobilitas masyarakat di Nagari Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), berangsur pulih setelah jembatan darurat di atas Sungai Batang Anai kembali dibuka untuk umum.

Berfungsinya jembatan tersebut menjadi bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi yang terus dikawal Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali berjalan normal.

Jembatan darurat kembali difungsikan setelah pekerjaan normalisasi alur Sungai Batang Anai berhasil diselesaikan lebih cepat dari jadwal.

Berkat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta berbagai pihak terkait, pekerjaan yang semula diperkirakan membutuhkan waktu tiga hari dapat diselesaikan hanya dalam dua hari.

Baca juga: Menantang Maut saat Subuh: Kisah Warga Padang Pariaman Bangun Shelter Mandiri demi Selamat dari Banjir Bandang

Pada tahap awal, jembatan dibuka untuk pejalan kaki, sepeda motor, dan kendaraan roda tiga.

Adapun kendaraan roda empat masih belum diizinkan melintas karena konstruksi jembatan bersifat sementara dan masih memerlukan penyempurnaan, termasuk pemasangan pagar pengaman di kedua sisi.

Meski demikian, berfungsinya kembali jembatan tersebut telah membawa harapan baru bagi masyarakat.

Jalur itu menjadi akses utama yang setiap hari dimanfaatkan lebih dari 2.000 kendaraan dan melayani mobilitas sekitar 40.000 penduduk di kawasan Kecamatan 2x11 Kayu Tanam.

Baca juga: Sebulan Tuntas, Jembatan Bailey Wih Kanis Pulihkan Akses Aceh Tengah

"Kami benar-benar bersyukur jembatan ini bisa dibuka lebih cepat. Sekarang anak-anak bisa sekolah dan kami bisa bekerja tanpa harus memutar jauh. Semoga pembangunan jembatan permanen segera dimulai," ujar Rino, warga setempat, dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (20/7/2026).

Sebagai bagian dari rehabilitasi dan rekonstruksi permanen, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui BPJN telah menyiapkan pembangunan jembatan baru sepanjang 140 meter yang terdiri atas dua bentang masing-masing 70 meter.

Jembatan selebar 6 meter tersebut akan menggunakan konstruksi rangka baja dengan nilai investasi sekitar Rp 45,2 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan ditargetkan mulai dibangun pada 2026.

Pembangunan jembatan permanen itu diharapkan tidak hanya mengembalikan konektivitas masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan infrastruktur di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi.

Baca juga: Jalur Lembah Anai Segera Dibuka Penuh, Satgas PRR Pacu Pemulihan Konektivitas Sumbar

Dengan demikian, akses transportasi, distribusi barang, layanan publik, serta roda perekonomian masyarakat dapat tetap berjalan meski menghadapi ancaman bencana di masa mendatang.

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pihak. 

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Kami harapkan dukungan dari semua pihak untuk bergerak bergotong royong mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi," ujar Tito.

Hal tersebut disampaikan Tito usai Rapat Tingkat Menteri Tim Pengarah Satgas PRR Pascabencana Sumatera di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Baca juga: Satgas PRR Kawal Pemulihan Infrastruktur di Nagan Raya dan Bireuen

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemendes PDT Jamin KDKMP Berkolaborasi dengan UMKM
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Google Rayakan Spanyol Juara Piala Dunia 2026
• 19 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Prabowo Targetkan Renovasi Seluruh Sekolah Selesai 2029
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polri Bantah Kriminalisasi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Ribuan Triliun Lenyap setiap Tahun, Prabowo Miris Lihat Minyak Goreng Langka di Negara Penghasil Sawit Terbesar
• 20 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.