HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Universitas Muslim Indonesia (UMI) menerima kunjungan silaturahmi jajaran Direksi Bank Syariah Nasional (BSN) dalam rangka membangun ekosistem digital dan memperkuat kerja sama perbankan antara kedua institusi. Pertemuan berlangsung di Lantai 7 Menara UMI, Senin, 20 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI Prof. Mansyur Ramly, SE., M.Si., Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, serta Rektor UMI Prof. Dr. Hambali Thalib. Dari pihak BSN hadir SEVP Wealth & Customer Experience Sri Soekminiarni, Wealth Management Division Head Arjanto, Kepala Departemen Network & Digital Sales Feri Fahrizal, serta Branch Manager BSN KC Makassar Wahyudi Dahlan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas penguatan kolaborasi di bidang layanan perbankan syariah, digitalisasi layanan, serta peluang pengembangan produk keuangan yang dapat mendukung sivitas akademika UMI.
SEVP Wealth & Customer Experience BSN Sri Soekminiarni mengatakan, BSN kini mengembangkan strategi layanan yang lebih berorientasi langsung kepada konsumen (direct to consumer), sehingga masyarakat memiliki akses pembiayaan yang lebih fleksibel tanpa bergantung pada skema dari pengembang.
“BSN saat ini mengedepankan pendekatan direct to consumer. Masyarakat dapat mengajukan pembiayaan untuk membeli rumah, membangun maupun merenovasi rumah pilihan mereka sendiri, selama memenuhi persyaratan dan memiliki riwayat kredit yang baik,” ujarnya.
Menurut Sri Soekminiarni, kebijakan tersebut memberikan keleluasaan bagi nasabah dalam menentukan properti yang diinginkan, termasuk rumah yang bukan berasal dari proyek pengembang. Skema pembiayaan juga dapat dimanfaatkan untuk renovasi maupun pembangunan rumah sesuai kebutuhan konsumen.
Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara UMI dan BSN, khususnya dalam pengembangan ekosistem digital, peningkatan literasi keuangan syariah, serta penyediaan layanan perbankan yang lebih mudah diakses oleh sivitas akademika maupun masyarakat. (adi)





