Prabowo: Indonesia Juara Utama Digitalisasi Pendidikan PBB, Kita Diakui Dunia!

disway.id
16 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa inovasi digitalisasi pendidikan Indonesia baru-baru ini memperoleh penghargaan dari International Telecommunication Union (ITU), salah satu badan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Prabowo mengatakan ITU menempatkan Indonesia di peringkat pertama dari 122 negara dalam kategori e-government dan digitalisasi pendidikan. 

BACA JUGA:Hotman Paris Minta Maaf Usai Semprot Wartawan 'Lu Punya Otak Gak?', Ngaku Tersulut Emosi

Hal itu, lanjutnya, merupakan bukti bahwa digitalisasi pendidikan Indonesia semakin diakui dunia.

"Baru saja kita dapat berita bagus dari PBB. International Telecommunication Union memberi penghargaan tertinggi kepada kita, Indonesia, dari 122 negara dalam kategori e-government dan kategori digitalisasi pendidikan,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna, Senin, 20 Juli 2026.

Adapun pengakuan yang dimaksud Prabowo adalah penghargaan World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes yang diselenggarakan pada 9 Juli 2026. 

BACA JUGA:Lirik Lagu Natural - BTS dan Terjemahan Bahasa Indonesia, Rilis MV Eksklusif di Spotify

Indonesia, yang diwakili Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), menjadi juara pertama pada kategori e-government melalui program Rumah Pendidikan.

Rumah Pendidikan merupakan aplikasi yang menyediakan berbagai layanan pendidikan dalam satu platform. 

Melalui aplikasi tersebut, siswa dapat mengakses materi pembelajaran, sementara tenaga pengajar dapat bertukar pikiran dan berbagi gagasan dengan sesama pendidik.

Prabowo mengatakan aplikasi tersebut sangat membantu siswa dalam mengakses 4.843 materi pembelajaran gratis serta mendukung tenaga pengajar di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Saat ini, lanjutnya, aplikasi tersebut telah memiliki 6,9 juta pengguna.

BACA JUGA:TelkomGroup, Nongsa Digital Park, dan BW Digital Perkuat Gerbang Digital RI Lewat Sistem Kabel Laut NCC

"Penghargaan dari PBB ini membuktikan digitalisasi pendidikan kita diakui dunia. Kita melompat, kita melompat," jelas dia.

Kendati demikian, Prabowo mengingatkan seluruh jajarannya agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, perjalanan untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan nasional masih panjang.

Oleh karena itu, pemerintah, lanjutnya, akan terus berkomitmen mempercepat digitalisasi pendidikan agar masyarakat di wilayah tertinggal dan terluar dapat mengakses pendidikan dengan kualitas terbaik.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo: 250 BUMN Ditutup, Indonesia Hemat Rp50 Triliun
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Telkomsel Jual Paket Bundling CapCut: Harga Mulai Rp 68 Ribu Per Bulan
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
IHSG Menguat ke Level 6.273, Investor Menanti Keputusan Suku Bunga BI
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Soal Narasi ‘Restu Presiden’ Dalam Perkara Eks Jampidsus Febrie, Garuda Institute: Jaga Independensi Penegakan Hukum
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
KPK Wanti-Wanti Potensi Korupsi Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 T
• 6 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.