Pemuda Madiun Hilang saat Tur Wisata di Korea, Sang Ibu Kaget Ditagih Puluhan Juta!

rctiplus.com
12 jam lalu
Cover Berita
Pemuda Madiun Hilang saat Tur Wisata di Korea, Sang Ibu Kaget Ditagih Puluhan Juta!Nasional | inews | Selasa, 21 Juli 2026 - 02:21Dengarkan Berita

MADIUN, iNews.id – Keberadaan Femas Yani Arianto (FYA), pemuda asal Kabupaten Madiun, Jawa Timur, hingga kini masih menjadi misteri. FYA dilaporkan hilang secara misterius dari rombongan tur wisata saat berada di Korea Selatan pada pertengahan Juli 2026 lalu.

Kabar hilangnya pemuda tersebut tidak hanya mengejutkan pihak keluarga, tetapi juga memicu persoalan baru. Sang ibu yang tidak tahu-menahu mengenai keberangkatan anaknya ke luar negeri kini justru mendadak ditagih ganti rugi hingga puluhan juta rupiah oleh pihak biro perjalanan (travel).

Kepala Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Hartanto membenarkan, Femas Yani Arianto merupakan warga resmi di wilayahnya.

Hartanto menjelaskan, pihak pemerintah desa (pemdes) pertama kali mengetahui kabar hilangnya FYA justru melalui unggahan yang ramai di media sosial. Sebab, pihak keluarga belum sempat melayangkan laporan resmi ke kantor desa.

Merespons kabar simpang siur tersebut, Pemdes Bantengan mengambil inisiatif mendatangi kediaman keluarga korban guna memastikan duduk perkara yang sebenarnya.

Baca Juga:Tangan Diinfus, Begini Kondisi Terkini Dokter Tifa Usai Ditangkap Polisi

"Kami mengetahui masalah hilangnya warga kami di Korea ini dari media sosial. Pihak keluarga memang belum melapor, namun kami dari Pemdes sudah berinisiatif mendatangi keluarga untuk memastikan kabar tersebut sekaligus berkoordinasi dengan instansi terkait," ujar Hartanto, Senin (20/7/2026).

Suasana kebingungan dan kecemasan tampak menyelimuti kediaman MT (Muatin), ibu kandung FYA, di Desa Bantengan. 

MT mengaku sama sekali tidak tahu jika anak pertamanya itu berangkat berwisata ke Korea Selatan. Menurutnya, anak kedua dari tiga bersaudara tersebut selama ini lebih banyak menghabiskan waktu dan beraktivitas di dalam rumah. 

Dia juga menegaskan tidak pernah memberikan uang saku, terlebih menyokong biaya dalam jumlah besar untuk keberangkatan ke luar negeri. 

Persoalan kian rumit ketika MT mendadak menerima sambungan telepon dari pihak yang mengaku sebagai pengelola biro tur wisata yang memberangkatkan FYA.

Pihak travel menuntut MT menanggung ganti rugi bernilai puluhan juta rupiah akibat hilangnya FYA dari rombongan selama di Korea. 

Baca Juga:50 Tokoh Penting Pasang Badan untuk Roy Suryo, Refly Harun: Klien Kami Miliki Kredibilitas!

Hingga saat ini, MT mengaku belum mendapatkan petunjuk maupun informasi terbaru mengenai keberadaan sang putra. Sejak dinyatakan hilang dari rombongan tur, saluran komunikasi dengan FYA terputus total. 

Pihak keluarga kini hanya bisa berharap adanya bantuan dari Pemerintah RI melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul serta instansi terkait agar FYA segera ditemukan dalam kondisi selamat.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
1 Jasad Korban Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan Dievakuasi, 2 Orang Masih Dicari
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Jalani Pemeriksaan di KPK usai OTT
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Menhut Perkuat Pengawasan Hutan, Andalkan Teknologi Terkini untuk Deteksi Dini
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Polda Metro Jaya Selidiki Informasi Distribusi Tramadol di Jakpus
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Nobar Piala Dunia Jadi Mesin Ekonomi, Kementerian UMKM Sebut Perputaran Uang Capai Rp5 Triliun
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.