Elon Musk Makin Miskin, Investor Malah Makin Kaya

cnbcindonesia.com
17 jam lalu
Cover Berita
Foto: Sebuah karikatur tiup raksasa Elon Musk berdiri di Times Square mengkritik Grok, chatbot kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh xAI, di Kota New York, AS, 11 Juni 2026. (REUTERS/Brendan McDermid)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kekayaan Elon Musk terus tergerus seiring harga saham SpaceX terus merosot di bawah harga penawaran umum perdana (IPO), sementara para investor yang bertaruh melawan perusahaan tersebut justru meraup keuntungan besar, demikian data terbaru menunjukkan.

Menurut laporan Futurism, saat ini sebanyak 185 juta saham SpaceX telah dijual pendek (short sell), setara dengan hampir 29% dari total saham yang beredar di pasar terbuka. Angka ini melonjak tajam dari hanya sekitar 5-7% tiga minggu lalu.

Ihor Dusaniwsky, direktur pelaksana firma riset pasar S3 Partners, menyebutkan tingkat penjualan pendek ini merupakan salah satu yang tertinggi bagi perusahaan yang baru saja melantai di bursa saham kurang dari sebulan.


"Kelemahan harga saham belakangan ini memicu lonjakan penjualan pendek, didukung pula oleh ekspektasi berakhirnya masa penguncian saham (lock-up period) dalam waktu dekat," ujarnya seperti dikutip Bloomberg.

SpaceX menetapkan harga IPO sebesar US$135 per lembar saham. Saat hari pertama perdagangan, harga langsung melonjak ke US$150, bahkan sempat menembus di atas US$200 dalam beberapa hari setelah pencatatan. Namun, kenaikan gemilang itu tak bertahan lama.

Hingga berita ini ditulis, harga saham SpaceX tergelincir ke US$131, lebih rendah dari harga penawaran awal. Selama sebulan terakhir, nilainya telah turun sepertiga dari puncak tertinggi yang pernah dicapai.

Pilihan Redaksi
  • Rils 'BYD Baru', Elon Musk Dipepet Habis China
  • Elon Musk Diserang, Investor Kompak Ramai-Ramai Bikin Miskin

Penurunan ini berimbas langsung pada kekayaan pribadi Musk. Sebagian besar asetnya terikat pada saham SpaceX, sehingga setiap penurunan harga membuatnya makin miskin. Dari puncaknya di pertengahan Juni lalu, kekayaan bersih Musk telah menyusut ratusan miliar dolar AS.

Para investor mulai meragukan visi bisnis Musk, terutama rencana ambisius SpaceX untuk beralih ke pembangunan pusat data AI di orbit. Selain itu, jalan menuju keuntungan perusahaan masih belum jelas. Tahun lalu saja, SpaceX mencatat kerugian mendekati US$5 miliar.

Keputusan Musk untuk menggabungkan SpaceX dengan perusahaan kecerdasan buatannya, xAI, sebelum IPO juga membawa dampak buruk. Hal ini membuat perusahaan roket tersebut terimbas berbagai kontroversi yang menimpa xAI, termasuk kasus penggunaan chatbot Grok untuk menghasilkan jutaan gambar seksual tanpa persetujuan orang yang ada di dalamnya.

Dulu, antusiasme publik terhadap eksplorasi antariksa sempat membuat SpaceX kebal sentimen negatif terhadap Musk. Namun kini, perlindungan itu tampaknya sudah hilang.

Di tengah tekanan yang menimpa Musk dan SpaceX, para penjual pendek justru bersorak. Kerugian harga saham membuat keuntungan kertas mereka melonjak tajam hingga mencapai US$3,88 miliar, menurut data Bloomberg.

Penjual short adalah investor yang meminjam saham lalu menjualnya dengan harapan harga akan turun, untuk kemudian membelinya kembali dengan harga lebih murah dan mengembalikannya kepada pemilik asli. Selisih harganya menjadi keuntungan bagi mereka.

Situasi belum tentu membaik dalam waktu dekat. Saat perusahaan melantai di bursa, hanya sebagian kecil saham yang diperdagangkan guna mencegah pemegang saham kunci menjual semuanya sekaligus dan meruntuhkan harga. Namun, mulai sekarang hingga Desember nanti, sekitar separuh saham SpaceX akan dibuka dari masa penguncian.

Jika para pemegang saham lama menjual saham yang baru bisa diperdagangkan itu, harga berpotensi anjlok lebih dalam lagi. Para ahli memperingatkan bahwa proses pelepasan saham bertahap ini akan membawa volatilitas tinggi. Hal yang tentu saja tidak menenangkan bagi investor yang sudah khawatir dengan kinerja SpaceX belakangan ini.


(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video:Jurus Komdigi Dorong Kemandirian Teknologi & Jamin Keamanan Data

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Eks Jampidsus Belum Usai, Dugaan Bunker Lain Akan Ditelusuri? Ini Kata DPR Habiburokhman
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo: Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Kita Bekerja Sangat Keras, Padat dan Cepat
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Nasib Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK Usai Nobar Piala Dunia
• 13 jam laludetik.com
thumb
Wamentan Sudaryono: Anggaran Negara Dimaksimalkan untuk Kesejahteraan Petani dan Swasembada Pangan
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Jangan Asal Tutup Pelat Nomor, Pengendara Terancam Denda Rp500.000 atau Kurungan 2 Bulan
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.