Pernyataan tersebut disampaikan Trump setelah menyaksikan langsung final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey. Laga tersebut menjadi satu-satunya pertandingan yang ia hadiri secara langsung sepanjang turnamen.
Trump menilai kesuksesan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 membuktikan bahwa Amerika Serikat kini telah berkembang menjadi salah satu negara dengan antusiasme sepak bola yang tinggi.
"Awalnya ada kekhawatiran banyak kursi stadion akan kosong, tetapi kenyataannya tidak seperti itu. Saya rasa tingkat keterisiannya mencapai 99,9 persen, bahkan mungkin lebih karena stadion benar-benar penuh," kata Trump saat diwawancarai oleh Fox Sports.
"Dengan angka-angka seperti itu, kami akan segera mengajukan diri lagi. Amerika Serikat harus menjadi tuan rumah Piala Dunia lagi, dan saya ingin itu terjadi selagi saya masih ada. Dengar itu, Gianni?" lanjutnya.
Incar Piala Dunia 2038
Piala Dunia 2030 telah resmi diberikan kepada Spanyol, Portugal, dan Maroko sebagai tuan rumah utama, dengan tiga pertandingan pembuka digelar di Uruguay, Argentina, dan Paraguay. Sementara itu, Arab Saudi dipastikan menjadi tuan rumah edisi 2034.
Baca Juga :
Momen Viral Final Piala Dunia 2026: Lisandro Martinez dan Cristian Romero Ogah Salami Donald TrumpEdisi terdekat yang belum memiliki tuan rumah adalah Piala Dunia 2038. Apabila Amerika Serikat berhasil memenangkan proses pencalonan untuk turnamen tersebut, Trump diperkirakan akan berusia 92 tahun saat kompetisi berlangsung.
Trump Beri Masukan kepada FIFA
Trump juga mengusulkan agar FIFA mempertimbangkan strategi berbeda dalam mengumumkan tuan rumah Piala Dunia pada edisi-edisi mendatang. Menurutnya, penetapan dua tuan rumah sekaligus dapat mengurangi potensi protes dari negara-negara yang gagal dalam proses pencalonan.
"Saya bilang kepadanya (Infantino), umumkan Amerika Serikat lagi untuk edisi berikutnya, lalu umumkan negara lain untuk edisi setelahnya. Dengan begitu, efek kejutan dan gejolak protes bisa berkurang," tutur Trump.
Baca Juga :
6 Kelebihan dan Kekurangan Piala Dunia 2026, dari Format Baru hingga Kontroversi FIFATerlepas dari kontroversi yang sempat mencuat terkait komunikasinya dengan Infantino mengenai kasus Folarin Balogun, Trump tetap memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Ia memuji kepemimpinan Presiden FIFA dalam mengelola turnamen tersebut.
"Saya rasa belum pernah ada ajang seperti Piala Dunia kali ini. Turnamennya luar biasa untuk disaksikan, dan saya memberikan penghargaan kepada Gianni atas semua itu," tutup Trump.
(Ahmad Raul)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)





