JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah harus dapat menghadirkan pelayanan yang cepat kepada masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan teknologi dalam pemberian layanan.
Arahan ini disampaikan dalam Taklimat Presiden Prabowo saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin, 20 Juli 2026.
BACA JUGA:Tarif Lepas WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Menkum: Apa yang Perlu Diresahkan?
Pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses layanan yang disediakan oleh pemerintah.
“Seluruh pelayanan yang memungkinkan harus tersedia secara digital. Rakyat tidak perlu mengantre berjam-jam. Rakyat tidak perlu berpindah dari kantor ke kantor. Pemerintah harus datang kepada rakyat melalui teknologi,” jelas Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara bertanggung jawab menyediakan fasilitas pelayanan yang layak.
Arahan ini diwujudkan dalam bentuk Mal Pelayanan Publik (MPP) yang merupakan satu tempat terpadu yang menyediakan berbagai pelayanan dari instansi pemerintah pusat, daerah, BUMN, BUMD, hingga swasta.
BACA JUGA:Kejagung Pastikan 9 Jaksa Khusus Mulai Bertugas, Tangani Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
“Kita juga telah menghadirkan Mal Pelayanan Publik di 313 kabupaten dan kota. Dalam satu tempat, masyarakat dapat mengakses sampai dengan 150 jenis pelayanan. Ini kemajuan,” lanjut Presiden.
Jumlah MPP yang telah ada mencapai 62 persen dari total 514 kabupaten dan kota.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sebagai instansi pembina pelayanan publik terus mendorong dan mendampingi pemerintah daerah untuk menghadirkan MPP agar setiap masyarakat Indonesia dapat merasakan kemudahan akses dan kecepatan pelayanan tanpa terkecuali.
Presiden juga meminta agar capaian MPP fisik ini segera diimbangi dengan digitalisasi pelayanan yang menyeluruh dan terintegrasi sehingga kemudahan akses pelayanan publik dapat menjangkau lebih luas.
BACA JUGA:Tingkatkan Kualitas Sarana Pendidikan, Kemenag-Bakom Sinergi Diseminasi Program Revitalisasi Madrasah
Digitalisasi pemerintahan dapat menciptakan sistem yang terintegrasi sehingga mampu menyederhanakan birokrasi.
- 1
- 2
- »





