Pemerataan Infrastruktur di Wilayah 3T Didorong Diperkuat

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerataan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) didorong diperkuat. Pembangunan konektivitas dinilai harus memprioritaskan pemenuhan akses layanan dasar warga.

“Infrastruktur seharusnya bisa menjamin akses masyarakat terhadap layanan dasar, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga transportasi yang menjadi kebutuhan hidup warga sehari-hari,” kata anggota Komisi V DPR, Irine Yusiana Roba Putri, dalam keterangannya, Senin, 20 Juli 2026.
 

Baca Juga :

1.095 Personel Kawal Penyampaian Aspirasi di Jakpus

Irine menyoroti peristiwa evakuasi pasien menggunakan perahu menembus ombak di Pulau Taliabu, Maluku Utara. Selain itu, dia menyoroti sempat berhentinya subsidi angkutan kapal perintis di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Meskipun Kementerian Perhubungan dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah memastikan operasional kapal perintis di seluruh wilayah tetap berlanjut hingga akhir 2026, Irine meminta pemerintah mengevaluasi efektivitas anggaran program. Dia berharap agar anggaran lebih berpihak pada kebutuhan nyata rakyat.

Ia menekankan agar ketersediaan dermaga, angkutan antarpulau yang aman, hingga fasilitas ambulans laut dimasukkan ke dalam desain pembangunan nasional.

“Di daerah kepulauan, pembangunan dermaga pelayanan masyarakat dan jalur transportasi antarpulau yang aman menjadi kebutuhan premier bagi mereka," ucap Irene.


Layanan penyeberangan perintis yang dikelola oleh ASDP. ANTARA/HO-ASDP.

Guna menyelesaikan persoalan layanan transportasi publik di kawasan kepulauan ini, Komisi V DPR bersama pimpinan DPR menggelar rapat pembahasan khusus bersama pemerintah.

“Kita akan coba mencari solusi yang bisa kita dorong kepada pemerintah. Sehingga, hak-hak dasar masyarakat terhadap pemenuhan layanan publik benar-benar hadir di tengah mereka, khususnya bagi warga terpencil di daerah kepulauan,” ucap Irine.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kortas Tipikor Polri: Korupsi Pengadaan Batu Bara PLN Rugikan Negara Rp38,8 Miliar
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Kata LPPOM MUI soal Croissant Asal Thailand Disebut Mirip Organ Intim Viral, Apakah Bisa Disertifikasi Halal?
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Tiga Kendaraan Energi Baru Terlibat Kecelakaan Beruntun di Chengdu, Tiongkok Satu Mobil Terbakar Hebat dalam Hitungan Detik
• 23 jam laluerabaru.net
thumb
DPR Sahkan RUU Kerja Sama Pertahanan RI dengan Malaysia-Turki Jadi UU
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
PWI Bakal Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro soal Dugaan Penghinaan Wartawan
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.