Reza Arap menyiapkan sebuah spot kosong dan bunga matahari sebagai penghormatan bagi mendiang Lula Lahfah saat jumpa pers film Harusnya Horror di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Senin (20/7).
Bagi Reza Arap, Lula Lahfah bukan sekadar kekasih, melainkan sosok yang memiliki andil besar dalam proyek film Harusnya Horror. Menurut Arap, Lula harus tetap dirasakan dalam setiap langkah promosi film yang menjadi karya peninggalan almarhumah.
"Bukan pengingat. Menurutku Lula itu selalu ada spot-nya tersendiri. Selalu ada tempat tersendiri, nggak cuma di gua, nggak cuma di hati gua tapi di temen-temen juga yang lain. Di film ini, karena ini karya beliau juga. Dan buatku spot itu harus ada gitu untuk Lula. Bagaimanapun caranya, aku akan mengusahakannya," ungkap Arap.
Tantangan Berat Reza Arap Garap Film Harusnya HorrorMenyelesaikan film ini usai Lula pergi jadi tantangan berat bagi Arap dalam debutnya sebagai sutradara. Ia mengaku butuh waktu berbulan-bulan untuk bisa kuat menyaksikan hasil syuting.
"Tantangan terbesarnya mungkin lebih ke after peninggalannya almarhumah sih. Karena kan aku harus tetap menjalankan project ini. Aku sebagai sutradara, director, aku harus memberikan approval, memberikan revisi, which is aku harus nonton filmnya dan itu berat banget. Aku butuh beberapa bulan aku memutuskan untuk oke, karena ini tanggung jawabku, aku harus nonton. Itu paling beratnya," ucap Arap.
Lebih lanjut, Arap mengingatkan penonton memperhatikan setiap detail dalam film, terutama dialognya. Ia merasa ada kemiripan antara skrip yang ditulis setahun lalu dengan kenyataan yang terjadi sekarang.
"Jadi please pay attention, pay attention to every details di filmnya nanti. Syutingnya tahun lalu Agustus Juli sebelum Marapton Season terakhir bahkan. Jadi bener bener kok bisa gitu, kok relate," tutup Arap.
Film Harusnya Horror jadi debut penyutradaraan Reza Arap bergenre komedi fantasi dan film terakhir Lula Lahfah sebelum meninggal dunia.
Produksi Essjay Studio ini menceritakan konten kreator yang kesulitan keuangan. Mereka bekerja sama dengan hantu yang tidak menyeramkan untuk membuat konten viral di internet.
Film yang dibintangi Reza Arap, Lula Lahfah, Tierison, Bravy, Aloy, Garry Ang, Yukatheo, Niko Junius, Ibot, Tepe, Reyna Venska, Heroe Soewarno, Ronny P. Tjandra, Malka Rafasya, dan Cellos ini akan tayang di bioskop pada 20 Agustus mendatang.





