Waspada Sakit ISPA di Musim Kemarau, Jawa Tengah Mencatat 50.740 Kasus Selama 2026

tvonenews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvonenews.com- Dinas kesehatan Blora, Jawa Tengah telah mencatat warga yang mengalami sakit ISPA. Sejauh ini sudah tercatat 50.740 Kasus.

Dalam laporannya, Dinkes mencatat sepanjang Januari hingga Juni 2026. Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), patut menjadi kewaspadaan masyarakat untuk menjaga kesehatan.

Sehubungan dengan data kasus ISPA tadi, dijelaskan dari total 50.740 kasus ISPA selama semester pertama 2026, sebanyak 2.698 kasus merupakan pneumonia, sedangkan 48.042 kasus lainnya bukan pneumonia.

ILUSTRASI - ISPA
Sumber :
  • Istimewa

Melansir dari antara, berdasarkan kelompok usia, kasus ISPA paling banyak ditemukan pada kelompok dewasa dengan 22.049 kasus, terdiri atas 545 kasus pneumonia dan 21.504 kasus bukan pneumonia.

Pada kelompok balita tercatat 8.727 kasus ISPA, terdiri atas 1.408 kasus pneumonia dan 7.319 kasus bukan pneumonia. Sementara kelompok lansia mencatat 8.123 kasus, yakni 332 kasus pneumonia dan 7.791 kasus bukan pneumonia.

"Peralihan dari musim hujan ke musim kemarau yang disertai cuaca panas dan kering perlu diwaspadai karena berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan, seperti ISPA. Sedangkan puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung pada Juli hingga September 2026," kata Kepala Dinkesda Blora Edi Widayat di Blora, dikutip dari Antara, Selasa (21/7).

Sementara pada kelompok anak mencatat 6.001 kasus, terdiri atas 248 kasus pneumonia dan 5.753 kasus bukan pneumonia.

Waspada! 5 Penyakit yang Sering Muncul di Musim Kemarau
Sumber :
  • Ilustrasi freepik

Seperti diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika telah memberikan peringatan di bulan Juli 2026, wilayah di Indonesia yang telah memasuki musim kemarau, semakin meluas, dengan sebagian wilayah mulai berada pada puncak musim kemarau.

Indikasi meluasnya musim kemarau tersebut terlihat dari 48,9% wilayah Indonesia atau sebanyak 342 Zona Musim (ZOM) yang telah memasuki musim kemarau pada awal Juli 2026, 11,3% lebih banyak dibandingkan dasarian sebelumnya.

"Adapun pada kelompok remaja tercatat 5.840 kasus, dengan 165 kasus pneumonia dan 5.675 kasus bukan pneumonia," ujarnya.

Lebih lanjut kata Edi, kondisi cuaca panas dan kering serta perubahan cuaca secara mendadak perlu diantisipasi, baik oleh masyarakat maupun fasilitas pelayanan kesehatan.

Dinkesda Blora mengimbau masyarakat menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat, antara lain mengonsumsi makanan bergizi dan mencukupi waktu istirahat.

"Sehingga bisa menangkal penyakit-penyakit yang berhubungan dengan ISPA terutama," imbuhnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Sampaikan Pentingnya Digitalisasi Pemerintah
• 10 jam laludetik.com
thumb
Manfaat Menonton Drama Musikal untuk Tumbuh Kembang Anak
• 41 menit lalukumparan.com
thumb
Mamdani: Surat perintah ICC atas Netanyahu harus diperlakukan serius
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
BPBD Kotim Kaji Kenaikan Status Tanggap Darurat Karhutla
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mobil Lexus Remuk Tak Berbentuk Lagi Kena Ledakan Grand Polonia Medan
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.