Lapor Prabowo di Istana, Bahlil Pastikan Stok BBM Aman hingga Akhir 2026

tvonenews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional tetap dalam kondisi aman meski di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap distribusi energi.

Kepastian tersebut disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto usai rapat kabinet paripurna di Istana Kepresidenan.

Bahlil mengatakan hasil evaluasi pemerintah menunjukkan stok BBM nasional masih berada di atas batas minimum yang telah ditetapkan. Kondisi itu menjadi jaminan bahwa kebutuhan energi masyarakat tetap dapat dipenuhi.

“Setelah saya melakukan rapat paripurna kabinet yang dipimpin oleh Bapak Presiden, kami melanjutkan pertemuan dengan Bapak Presiden. Saya melapor tentang kondisi BBM kita terkini, dan alhamdulillah semuanya di atas rata-rata standar minimum,” kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Selasa (21/7/2026).

Selain melaporkan kondisi stok BBM, Bahlil juga menyampaikan perkembangan kerja sama Indonesia dengan sejumlah negara pemasok minyak mentah.

Menurutnya, pasokan crude oil untuk kebutuhan domestik telah dipastikan aman sehingga tidak ada hambatan terhadap ketersediaan BBM hingga penghujung tahun.

“Saya juga melaporkan tentang kerja sama kita dengan beberapa negara terkait dengan crude BBM, alhamdulillah kita juga clear sampai dengan insyaallah akhir tahun enggak ada masalah,” paparnya.

Di tengah spekulasi mengenai kemungkinan penyesuaian harga energi, Bahlil menegaskan pemerintah tidak memiliki rencana menaikkan harga BBM bersubsidi.

Pemerintah, kata dia, tetap berkomitmen menjaga daya beli masyarakat melalui stabilitas harga energi.

“Sudah barang tentu kita juga memastikan bahwa kenaikan terhadap BBM subsidi insyaallah enggak ada kenaikan sama sekali,” ujar Bahlil.

Pernyataan tersebut sejalan dengan langkah pemerintah menenangkan masyarakat di tengah antrean yang sempat terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Sebelumnya, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena pasokan nasional dipastikan masih mencukupi.

Bersama Pertamina Patra Niaga, pemerintah terus mempercepat normalisasi distribusi BBM ke seluruh wilayah.

“Perlu kami sampaikan bahwasanya untuk penyaluran BBM bersubsidi dan kompensasi negara, baik itu Biosolar, minyak tanah, sama Pertalite, masih sangat cukup aman untuk melayani seluruh masyarakat,” kata Kepala BPH Migas Wahyudi Anas dalam konferensi pers di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/7/2026). (agr/nsi)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penempatan SAL di Himbara Tak Ada Masalah, Purbaya Tegaskan Terus Berkoordinasi Erat dengan BI
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Kronologi Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Jesslyn Wijaya Versi Pengacara
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Cara ke Perpustakaan Nyi Ageng Serang Naik KRL, MRT, LRT, dan Transjakarta
• 8 jam laludetik.com
thumb
Penjelasan Istana soal Gibran Tak Duduk Disamping Prabowo saat Sidang Kabinet
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Istana Kirim Sinyal Pangkas Anggaran MBG, Tunggu Hasil Evaluasi BGN
• 6 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.