REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menggelar Akad Nikah Bersama bagi warga negara Indonesia (WNI) di Sapporo, Hokkaido di Masjid Sapporo, Jepang, Ahad (19/7/2026).
Kegiatan ini merupakan pelaksanaan Akad Nikah Bersama pertama yang digelar di Jepang. Acara ini bekerja sama dengan Majelis Wakil Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (MWCINU) Hokkaido, Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) Hokkaido, Komunitas Ngaji Kuy, Sahabat Hokkaido Indonesia (SaHI), dan Pengajian Muslimah Sakura.
Baca Juga
Mengenal Fatima, Nenek yang Menjadi Inspirasi Hebat Lamine Yamal
FIFA Selidiki Kericuhan Final Piala Dunia 2026, Sejumlah Pemain Argentina Terancam Larangan Tanding
Juara Dunia, Spanyol Bangkitkan Kenangan Kejayaan Islam di Andalusia
Kegiatan tersebut diikuti delapan pasangan mempelai dan dihadiri masyarakat Indonesia dari berbagai wilayah di Hokkaido. Dari delapan pasangan tersebut, dua pasangan merupakan pernikahan antar-WNI, sedangkan enam pasangan lainnya merupakan pernikahan campuran antara WNI dan warga Jepang.
Prosesi akad nikah yang berlangsung khidmat dihadiri Koordinator Fungsi (Korfung) Protokol Konsuler KBRI Tokyo Dara Yusilawati dan Wakil Konsul Kehormatan Sapporo Takizawa. Turut hadir Wakil Rois Syuriah PCINU Jepang KH Ahmad Musyaffa' Asady serta Ketua Tanfidziyah MWCINU Hokkaido Akhmad Jarot Mahardika.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Duta Besar RI untuk Jepang Nurmala Kartini Sjahrir dalam pesannya kepada para peserta menggarisbawahi bahwa keluarga merupakan salah satu kunci utama kebahagiaan hidup. Ia berharap para pengantin membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Menurutnya, keluarga sangat sentral dalam kehidupan dan menjadi kunci kebahagiaan.