Bung Hatta: Kemerdekaan Tidak Datang Dengan Sendirinya

harianfajar
10 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Program rutin bulanan “Membaca Kembali Bung Hatta” Seri ke-20 kembali digelar Ma’REFAT INSTITUTE bekerja sama dengan Forum Alumni Sekolah Pemikiran Bung Hatta (FA-SPBH) dan Book Club Alumni SPBH-1. Diskusi yang berlangsung Minggu, 19 Juli 2026, ini mengangkat tema “Menyongsong Kemerdekaan Indonesia.”

Kegiatan menghadirkan dua pemantik sekaligus pembaca buku, yakni Fadly Kaimuddin Hp, SKM, Anggota Majelis Kehormatan Organisasi (MKO) LISAN (Lingkar Mahasiswa Islam untuk Perubahan), serta Ahmad Hasan AK, S.Tr.Ak, Penelaah Teknis Kebijakan pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Selatan sekaligus Aktivis Lingkar Donor Darah Makassar (LDDM).

Diskusi dimulai pukul 13.30 Wita. Dalam pengantarnya, moderator menyampaikan bahwa pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ruang untuk mengenang sejarah kemerdekaan, tetapi juga menghidupkan kembali gagasan Bung Hatta yang menjadi bagian penting dari fondasi bangsa Indonesia.

Fadly sebagai pemantik pertama membahas bagian awal pidato Bung Hatta berjudul “Indonesia Lepas dari Penjajahan Imperialisme Belanda”. Menurutnya, pidato tersebut memberikan landasan filosofis tentang panjangnya perjuangan bangsa Indonesia melawan kolonialisme yang merupakan akumulasi pengalaman sejarah.

“Dalam pidato ini, Bung Hatta menegaskan bahwa Indonesia bukan bangsa yang takut melawan penjajah. Bangsa Indonesia memiliki keberanian dan kesadaran untuk merdeka. Namun, pada saat yang sama, Indonesia belum memiliki kesiapan militer yang memadai untuk menghadapi kekuatan kolonial Belanda secara terbuka,” ujar Fadly.

Ia menambahkan, bagi Bung Hatta, kemerdekaan harus diperjuangkan oleh bangsa Indonesia sendiri. Kerja sama dengan Jepang, menurutnya, bukan bentuk kepasrahan, melainkan strategi politik untuk memanfaatkan situasi internasional demi kepentingan bangsa Indonesia. Setelah kemerdekaan diraih, perjuangan juga belum berakhir karena tantangan berikutnya adalah mempertahankan dan mengisinya.

Sementara itu, Ahmad Hasan menekankan bahwa perjuangan menuju kemerdekaan membutuhkan pengorbanan. Menurutnya, Bung Hatta melihat pentingnya mengubah mental bangsa Indonesia yang selama ratusan tahun berada di bawah penjajahan menjadi bangsa yang aktif, percaya diri, dan mampu menentukan masa depannya sendiri.

“Penjajahan bukan hanya merampas kekayaan alam, tetapi juga membentuk mental masyarakat menjadi pasif, menerima nasib, kehilangan harga diri, dan tidak lagi percaya pada kemampuannya sendiri. Karena itu, sikap pasif tersebut harus diubah menjadi sikap yang aktif,” kata Hasan.

Hasan juga menyoroti pentingnya kebudayaan dalam membangun derajat bangsa. Menurutnya, Indonesia memiliki sejarah panjang dan peradaban besar yang perlu dihidupkan kembali untuk memperkuat identitas serta kepercayaan diri masyarakat.

Salah seorang peserta menilai gagasan Bung Hatta menunjukkan bahwa mempersiapkan sebuah bangsa menuju kemerdekaan membutuhkan proses panjang. Kemerdekaan tidak lahir hanya dari persiapan singkat maupun janji politik, melainkan melalui gagasan besar dan proses pembentukan bangsa agar mampu berdiri secara mandiri.

Diskusi seri ke-20 tersebut diikuti peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari aparatur sipil negara, aktivis lingkungan, akademisi, mahasiswa, hingga pelaku UMKM. Keberagaman peserta menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai perspektif dalam memahami kembali pemikiran Bung Hatta tentang kemerdekaan dan masa depan Indonesia. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kenapa Febrie Adriansyah Tak Kunjung Ditahan oleh Kejagung?
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Kemendikdasmen siapkan beragam fasilitas Sekolah Terintegrasi Nasional
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Gubernur Aceh Mualem Bertemu Hashim Djojohadikusumo, Ada Apa?
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kejari Bogor tetapkan tersangka korupsi proyek rumah sakit Rp93 miliar
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Layer Cukai Rokok Baru Dibahas Purbaya dan DPR Usai APBN 2027 Rampung
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.