Aparat TNI Bisa Dilibatkan dalam Tagih Pajak, Anggota Dewan: Jangan Sampai Nanti Malah Menakutkan

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto meminta pemerintah menjelaskan secara terbuka tujuan pelibatan TNI dalam pengawasan perpajakan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. Menurut Utut, kebijakan tersebut harus dipastikan tidak memunculkan penyimpangan maupun rasa takut di kalangan wajib pajak.

“Kalau ini saya tidak bisa sebut Komisi I, kalau ada pandangan saya pribadi. Karena kalau pro dan kontra itu ada di negara yang demokratis. Kalau saya, jelaskan dulu. Saya belum tahu tujuannya, tapi kalau tujuannya untuk yang baik pasti kita dukung,” kata Utut, Selasa. 

Baca Juga
  • Ini Jawaban Presiden Prabowo, Kenapa TNI Turun ke Sawah dan Polisi Menanam Jagung
  • Bandung Rawan Begal dan Debt Collector, TNI-Polri Patroli Bareng
  • Panglima TNI Tutup Pendidikan Akademi TNI Diikuti 989 Taruna di Cilangkap

Utut mengaku belum mengetahui secara rinci tujuan kebijakan yang melibatkan TNI dalam kerja sama Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Namun, ia mengingatkan agar implementasi kebijakan tersebut tidak membuka peluang terjadinya penyelewengan di lapangan. “Yang paling kita jaga di Republik ini kan moral hazard. Disuruhnya begini, petugasnya menjalankan ada tugas tambahan. Nah ini yang harus kita jaga,” katanya.

Utut juga mengingatkan agar langkah pemerintah untuk mengoptimalkan penerimaan negara tidak sampai membuat wajib pajak merasa terintimidasi. “Kalau memang pendapatan pajak kita… jangan sampai ini menakutkan bagi wajib pajak,” katanya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengusaha Didorong Angkat Potensi Ekonomi Lokal
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Baru Satu Pekan Gabung Persib Bandung, Balsa Sekulic Langsung Terkesan
• 15 jam lalubola.com
thumb
Pemerintah Masih Matangkan Aturan soal Status Driver Ojol Masuk Kategori UMKM
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Bertambah, 4 Pemerkosa Remaja Perempuan di Sampang Berhasil Ditangkap
• 7 jam lalukompas.id
thumb
PSIM Yogyakarta perkuat lini pertahanan datangkan Ahmad Agung
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.