VIVA – Timnas Spanyol berhasil menjuarai Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 pada partai final di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Senin 20 Juli 2026 dini hari WIB.
Gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106 babak tambahan waktu memastikan La Furia Roja mengangkat trofi dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah.
Perjalanan Spanyol menuju gelar juara tidak selalu berjalan mulus. Tim asuhan Luis de la Fuente sempat gagal meraih kemenangan pada laga pembuka fase grup setelah ditahan imbang Cape Verde. Namun, mereka mampu bangkit dan menyapu bersih seluruh pertandingan berikutnya hingga menjadi kampiun.
Fase Grup
- REUTERS/Claudia Greco
Spanyol tergabung di Grup H bersama Cape Verde, Arab Saudi, dan Uruguay.
Pada laga pertama yang berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, 15 Juni 2026, La Furia Roja harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Cape Verde. Hasil tersebut sempat memunculkan keraguan terhadap peluang Spanyol melangkah jauh di turnamen.
Namun, Spanyol langsung bangkit pada pertandingan kedua. Mereka menghajar Arab Saudi dengan skor 4-0 di Stadion Atlanta pada 21 Juni 2026. Empat gol kemenangan dicetak Lamine Yamal (10'), Mikel Oyarzabal (21' dan 24'), serta gol bunuh diri Hassan Al-Tambakti.
Konsistensi Spanyol berlanjut pada laga terakhir grup. Mereka menaklukkan Uruguay 1-0 berkat gol Alex Baena pada menit ke-42. Kemenangan tersebut memastikan Spanyol lolos ke fase gugur sebagai juara Grup H.
Babak 32 Besar
- ETIENNE LAURENT / AFP
Memasuki fase knockout, Spanyol tampil dominan saat menghadapi Austria. La Furia Roja menang meyakinkan 3-0 melalui dua gol Mikel Oyarzabal pada menit ke-36 dan 89, serta satu gol Pedro Porro pada menit ke-66.
Babak 16 Besar
- IMAGN IMAGES via Reuters/Jerome Miron
Perlawanan sengit diberikan Portugal pada babak 16 besar. Namun, Spanyol tetap mampu mengamankan kemenangan tipis 1-0 berkat gol Mikel Merino di penghujung pertandingan. Hasil itu mengantar mereka melaju ke perempat final.
Perempat Final
- ETIENNE LAURENT / AFP
Spanyol kembali menunjukkan kualitasnya saat menghadapi Belgia. Tim asuhan Luis de la Fuente sukses meraih kemenangan 2-1 sekaligus memastikan tiket ke babak semifinal. Dua gol tersebut dicetak oleh Fabian Ruiz pada menit ke-30 dan Mikel Merino di menit 88.





