Kemenag Perkuat Budaya Literasi Islam lewat MILFEST

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kementerian Agama akan menggelar Festival Literasi Islam yang dikemas dalam Muharam Islamic Literacy Festival (MILFEST) 1448 H di Gedung Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) – Pusat Literasi Keagamaan Islam, Ciawi, Bogor, pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat budaya literasi Islam.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, mengatakan literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca buku, tetapi juga memahami sejarah, peradaban, dan nilai-nilai Islam yang relevan dengan kehidupan saat ini.

“MILFEST menjadi ruang bersama untuk menumbuhkan semangat hijrah melalui literasi. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa belajar tentang Islam dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan, inklusif, dan memberi manfaat bagi kehidupan,” ujar Arsad dalam keterangan tertulis, Selasa, 21 Juli 2026.

Arsad menambahkan penyelenggaraan festival ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Unit Percetakan Al-Qur’an sebagai pusat literasi keagamaan Islam yang terbuka bagi masyarakat. Selain menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, pengunjung diajak mengenal proses lahirnya mushaf Al-Qur’an standar Indonesia melalui wisata literasi yang disiapkan secara terstruktur.

Kasubdirektorat Kepustakaan Islam, Dedi Slamet Riyadi, menjelaskan MILFEST juga menghadirkan beragam aktivitas yang dapat diikuti seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pameran buku, bedah buku dan jumpa penulis, talkshow, wisata literasi, wakaf Al-Qur’an, bazar UMKM, donor darah, cek kesehatan gratis, lomba mewarnai, hingga Islamic fashion show. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung setiap hari pukul 08.00–21.00 WIB.

“Kami ingin menghadirkan festival yang bukan hanya menguatkan budaya membaca, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, penerbit, komunitas literasi, pelaku UMKM, lembaga keagamaan, hingga masyarakat umum. Karena itu, seluruh kegiatan dirancang saling terhubung dan dapat dinikmati semua kalangan,” kata Dedi.

Gedung Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) – Pusat Literasi Keagamaan Islam, Ciawi, Bogor. Dok. Kemenag

Baca Juga :

3 Tanda Kiamat dalam Islam Menurut Al-Quran

Menurut Dedi, salah satu daya tarik utama MILFEST adalah Wisata Literasi Islam yang membawa pengunjung menjelajahi berbagai fasilitas di Gedung UPQ-PLKI. Melalui alur kunjungan yang telah disusun, peserta akan diajak mengunjungi auditorium, museum Al-Qur’an, galeri kaligrafi, perpustakaan, area sejarah Islam, hingga melihat langsung proses pencetakan Al-Qur’an dari zona steril percetakan.

Dia menuturkan wisata literasi tersebut dilengkapi penayangan film edukasi mengenai sejarah penulisan Al-Qur’an, sejarah mushaf standar Indonesia, perkembangan percetakan Al-Qur’an, moderasi beragama, hingga sejarah masuknya Islam di Indonesia. Seluruh materi disesuaikan dengan sesi kunjungan sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif.

Dedi mengajak masyarakat mendaftarkan kunjungan lebih awal melalui formulir daring yang disiapkan panitia. Pendaftaran dibuka untuk kunjungan mandiri maupun rombongan dari sekolah, perguruan tinggi, majelis taklim, komunitas, hingga instansi, dengan pilihan tiga sesi kunjungan setiap harinya.

Sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar tentang pentingnya membangun masyarakat yang beragama sekaligus berdampak bagi lingkungan sosial, MILFEST diharapkan menjadi ruang bertemunya literasi, nilai keislaman, kreativitas, dan kolaborasi dalam membangun generasi yang cerdas, moderat, dan berdaya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gus Kikin Jadi Kandidat Ketua Umum PBNU di Muktamar ke-35
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
WNI Asal Madiun Diduga Kabur saat Tur Korea Selatan
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tarif Lepas Kewarganegaraan RI Naik 5 Kali Lipat, Ini Penjelasan Menkum
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Defisit APBN Juni 2026 Capai Rp 196,5 Triliun
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Presiden Prabowo: 250 BUMN Ditutup, Indonesia Hemat Rp50 Triliun
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.