Ini Daftar Pejabat Baru BGN, Ada Eks Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan daftar nama pejabat eselon I sesuai Keputusan Presiden (Keppres) yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, mengatakan lima pejabat tersebut merupakan hasil penunjukan langsung oleh Prabowo.

Baca Juga :
Benahi Tata Kelola & Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Bakal Rapat Pekan Ini
Polri Buka Suara Soal Tudingan Kriminalisasi Febrie Adriansyah, Jawabannya Tegas!

“Kemarin sore kami menerima Keputusan Presiden yang ditandatangani Presiden mengenai pengangkatan para deputi di lingkungan BGN,” kata Arum di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Juli 2026.

Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola

Arum menyebut Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola diisi oleh Prima Yosephin Berliana Tumiur Hutapea. Prima merupakan dokter dan sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengelolaan Imunisasi di Kementerian Kesehatan.

Arum menyebut pengalaman Prima dalam mengelola program imunisasi nasional memiliki karakteristik yang serupa dengan MBG.

“Beliau terbiasa membangun sistem mulai dari perencanaan sasaran, penetapan target, distribusi secara berjenjang dari pusat hingga fasilitas pelayanan, pencatatan penerima secara by name by address, hingga monitoring dan evaluasi capaian program,” katanya.

Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran

Jabatan ini diisi oleh Zainuri yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Keuangan di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Beliau kami tempatkan di bidang ini karena berbagai persoalan yang pernah terjadi dalam penyediaan dan penyaluran tidak boleh terulang lagi. Dengan latar belakang auditor, kami berharap sistem yang dibangun akan jauh lebih baik,” kata Arum.

Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama

Posisi ini kini dipegang oleh Mariman Darto yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Beliau akan bertugas menjalin kerja sama dengan berbagai pihak yang benar-benar relevan dengan Program MBG,” ungkap Arum.

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan

Jabatan ini dipegang oleh Ketut Sumedana. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dan pernah menjadi Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung.

Arum menyebut Ketut bertugas mengawasi dugaan keracunan hingga yang mengarah ke pelanggaran hukum.

“Pengalaman beliau di bidang penegakan hukum sangat dibutuhkan untuk mengidentifikasi potensi penyimpangan, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, melakukan monitoring, evaluasi, hingga penyusunan standar operasional,” katanya.

Baca Juga :
Babak Baru! Tim Khusus 9 Jaksa Mulai Tangani Kasus Korupsi Febrie Adriansyah
Hasan Nasbi: Pemerintah Tak Intervensi Penegakan Hukum Kasus Febrie Adriansyah
Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan: Sebaiknya Ditanggapi Lebih Beradab

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Minta Waktu Tuntaskan Perpres Ojol Jadi Pelaku UMKM
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Ponpes Buang Buku Curhat Remaja yang Diperkosa Ayah 10 Hari, Ini Alasannya
• 11 jam laludetik.com
thumb
Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Jaga Integritas Setelah KPK OTT Bupati Lombok Barat
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
6 Fakta Advokat RMN yang Tewas, Diduga Keponakan Hotman Paris hingga Gelapkan Dana Rp3,29 Miliar
• 8 jam laludisway.id
thumb
Polda Metro Jaya Selidiki Laporan Dugaan Penghinaan terhadap Wartawan oleh Hotman Paris
• 11 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.