JAKARTA, DISWAY.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) resmi diperkuat 5 pejabat baru yang ditunjuk Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi jabatan strategis.
Penambahan pimpinan ini dilakukan setelah Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengakui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama ini sempat berjalan tertatih-tatih karena keterbatasan jumlah pejabat yang memimpin lembaga tersebut.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengungkapkan bahwa kinerja pihaknya selama ini belum berjalan optimal lantaran jumlah pejabat pimpinan yang masih terbatas.
BACA JUGA:Usai Diguncang Korupsi MBG, BGN Rombak Pimpinan: Ketut Sumedana Masuk!
Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat proses pembahasan hingga pengambilan keputusan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sempat berlangsung kurang maksimal.
Situasi itu, kata Agustina, baru mulai membaik setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuk lima pejabat tinggi madya untuk memperkuat struktur kepemimpinan BGN.
"Kalau kemarin kan kami masih bertiga, masih agak jalannya agak tertatih-tatih mungkin dengan kami bertiga. Dan Bapak-Bapak yang kemarin kan sudah pensiun sebenarnya," kata Agustina Arumsari, Selasa, 21 Juli 2026.
"Nah itu kira-kira kondisi yang sekarang. Jadi saya lebih senang sekarang, pokoknya saya sudah minta ke beliau-beliau pokoknya siap pulang sampai malam," sambungnya.
BACA JUGA:Tunggu Rincian Anggaran BGN, Purbaya Bakal Temui Kepala BGN Minggu Ini
Agustina mengemukakan, tambahan lima pejabat baru diharapkan akan memperkuat kapasitas lembaga dalam mengkaji berbagai kebijakan strategis. Termasuk rencana pengembangan penerima manfaat Program MBG.
"Nah saya senang karena sekarang saya punya tim yang akan mengkaji dari sisi kesehatan, akan mengkaji dari sisi pendidikan, akan mengkaji dari sisi hukum, akan mengkaji dari sisi keuangan negara.
Nah itu saya senang. Sekarang ya jadi mudah-mudahan nanti kajian kami akan lebih lengkap," tuturnya.
BACA JUGA:Pastikan Penutupan SPPG Sementara, BGN Evaluasi 27 Ribu Mitra MBG
Agustina mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menginstruksikan BGN untuk melakukan kajian terhadap berbagai aspek pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Terutama yang berkaitan dengan target penerima manfaat sebanyak 63 juta orang.
- 1
- 2
- »





