Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (PP Perpani) Irawadi Hanafi mengatakan panahan Tim Indonesia akan menurunkan 10 atlet dan empat pelatih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
"Komposisi atlet merupakan hasil evaluasi bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan mempertimbangkan capaian prestasi, termasuk para peraih medali pada SEA Games," kata Irwandi saat menerima kunjungan CdM Tim Indonesia Asian Games 2026 Todotua Pasaribu di Lapangan Panahan GBK, Senayan, Selasa.
Irwandi melanjutkan kepercayaan diri tim meningkat setelah mencatat sejarah dengan meraih enam medali emas dan dua medali perunggu pada SEA Games, pencapaian terbaik panahan Indonesia pada ajang tersebut.
Di Nagoya 2026, Perpani menargetkan peningkatan prestasi dibanding Asian Games Hangzhou 2022. Kala itu, Tim Indonesia meraih dua medali perunggu sekaligus mengamankan kuota menuju Olimpiade Paris 2024.
Baca juga: Riau Ega waspadai persaingan panahan Asia yang makin merata
Indonesia, lanjutnya, tentu membidik prestasi lebih baik dibanding Asian Games Hangzhou, meskipun hal tersebut tentu tidak akan mudah diwujudkan.
"Kami ingin meningkatkan hasil tersebut dan memaksimalkan peluang meraih medali, sekaligus memanfaatkan Asian Games sebagai jalan menuju Olimpiade Los Angeles 2028," ujar Irawadi.
"Persaingan memang sangat ketat dengan kekuatan seperti Korea Selatan, China, dan India, tetapi kami optimistis atlet-atlet Indonesia mampu bersaing," katanya.
Sebelumnya Chief of Mission (CdM) kontingen Indonesia Todotua Pasaribu memastikan dukungan maksimal bagi tim nasional panahan menjelang Asian Games 2026, terutama dalam aspek nonteknis agar atlet dan ofisial dapat fokus menghadapi pertandingan.
Todotua mengatakan, urusan teknis pertandingan tetap menjadi tanggung jawab masing-masing cabang olahraga. Sedangkan CdM akan berfokus memastikan kebutuhan pendukung, seperti akomodasi, transportasi, hingga kebutuhan khusus lainnya dapat terpenuhi dengan baik.
Baca juga: CdM pastikan dukungan nonteknis tim panahan jelang Asian Games
"Komposisi atlet merupakan hasil evaluasi bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan mempertimbangkan capaian prestasi, termasuk para peraih medali pada SEA Games," kata Irwandi saat menerima kunjungan CdM Tim Indonesia Asian Games 2026 Todotua Pasaribu di Lapangan Panahan GBK, Senayan, Selasa.
Irwandi melanjutkan kepercayaan diri tim meningkat setelah mencatat sejarah dengan meraih enam medali emas dan dua medali perunggu pada SEA Games, pencapaian terbaik panahan Indonesia pada ajang tersebut.
Di Nagoya 2026, Perpani menargetkan peningkatan prestasi dibanding Asian Games Hangzhou 2022. Kala itu, Tim Indonesia meraih dua medali perunggu sekaligus mengamankan kuota menuju Olimpiade Paris 2024.
Baca juga: Riau Ega waspadai persaingan panahan Asia yang makin merata
Indonesia, lanjutnya, tentu membidik prestasi lebih baik dibanding Asian Games Hangzhou, meskipun hal tersebut tentu tidak akan mudah diwujudkan.
"Kami ingin meningkatkan hasil tersebut dan memaksimalkan peluang meraih medali, sekaligus memanfaatkan Asian Games sebagai jalan menuju Olimpiade Los Angeles 2028," ujar Irawadi.
"Persaingan memang sangat ketat dengan kekuatan seperti Korea Selatan, China, dan India, tetapi kami optimistis atlet-atlet Indonesia mampu bersaing," katanya.
Sebelumnya Chief of Mission (CdM) kontingen Indonesia Todotua Pasaribu memastikan dukungan maksimal bagi tim nasional panahan menjelang Asian Games 2026, terutama dalam aspek nonteknis agar atlet dan ofisial dapat fokus menghadapi pertandingan.
Todotua mengatakan, urusan teknis pertandingan tetap menjadi tanggung jawab masing-masing cabang olahraga. Sedangkan CdM akan berfokus memastikan kebutuhan pendukung, seperti akomodasi, transportasi, hingga kebutuhan khusus lainnya dapat terpenuhi dengan baik.
Baca juga: CdM pastikan dukungan nonteknis tim panahan jelang Asian Games





