Update Rumah Mewah Meledak di Grand Polonia Medan, PGN Bantah Kebocoran Gas

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
Update Rumah Mewah Meledak di Grand Polonia Medan, PGN Bantah Kebocoran GasNasional | inews | Rabu, 22 Juli 2026 - 02:15Dengarkan Berita

MEDAN, iNews.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menepis isu awal yang menyebut kebocoran jaringan pipa gas bumi sebagai pemicu utama ledakan dahsyat di Kompleks Perumahan Elite Grand Polonia, Jalan Mustang, Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara.

Berdasarkan hasil pemeriksaan langsung tim teknis PGN di lokasi kejadian, alat pendeteksi gas menunjukkan angka 0 PPM atau tidak terdeteksi adanya kandungan gas metana (gas bumi).

Meskipun demikian, PGN menegaskan tetap berkoordinasi erat dengan penyidik kepolisian dan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumut untuk mengusut tuntas penyebab pasti insiden yang menewaskan tiga orang tersebut. 

Area Head PGN Medan, Agus Kurniawan, membeberkan detail pengujian teknis yang dilakukan jajarannya beberapa saat setelah ledakan meluluhlantakkan rumah dua lantai tersebut.

PGN mengerahkan alat pendeteksi canggih berbasis laser untuk menyisir area titik ledakan dan jaringan pipa sekitar. 

Baca Juga:Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo

"Dari hasil pemeriksaan menunjukkan angka 0 PPM atau tidak terdeteksi adanya kandungan gas metana di area kejadian. Namun, untuk memastikan keselamatan masyarakat, aliran gas bumi di kompleks tersebut kami tutup sementara," ujar Agus Kurniawan, Selasa (21/7/2026). 

Terkait adanya perbedaan indikasi temuan gas antara temuan awal kepolisian dan PGN, Agus menjelaskan hal itu dipengaruhi oleh faktor perbedaan waktu serta parameter alat ukur yang digunakan di lapangan.

Dia menegaskan, PGN tidak terlambat dalam menyampaikan data, melainkan kondisi atmosfer di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang terus berubah pascadevokasi.

"Gas bumi yang kami distribusikan didominasi gas metana yang sifatnya lebih ringan dari udara. Apabila terlepas ke atmosfer, gas tersebut akan sangat cepat menyebar dan hilang. Jadi perbedaan hasil semata-mata dipengaruhi perubahan kondisi lapangan dan waktu pemeriksaan," tuturnya.

Atas insiden tragis ini, manajemen PGN menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban tewas maupun korban luka-luka. PGN berkomitmen mendukung penuh proses olah TKP ilmiah oleh Tim Labfor Kepolisian hingga pemicu ledakan terungkap secara transparan.

Baca Juga:Peristiwa 22 Juni: Selamat Ulang Tahun ke-499 Jakarta!

Sebelumnya, ledakan dahsyat di rumah mewah kompleks perumahan elite Grand Polonia, Jalan Mustang, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.

Peristiwa yang menggegerkan masyarakat pada Senin (20/7/2026) sore itu, mengakibatkan tiga orang tewas dan tiga lainnya luka-luka. 

Dahsyatnya ledakan juga merusak lima rumah di sekitar lokasi. Mobil mewah yang terparkir di depan rumah juga rusak parah.

#sumut

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
297 Siswa Mulai Tempati Gedung SMA KTB di Gunung Sindur Bogor
• 3 jam laludetik.com
thumb
Bupati Lombok Barat Resmi Ditahan KPK, Terjerat Kasus Suap dan Main Proyek
• 8 jam laludisway.id
thumb
Tema Hari Anak Nasional 2026 Resmi Ditetapkan, Ini Makna dan Tujuannya
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Puan Soroti Hoaks untuk Diskreditkan DPR: Singgung Konten yang Adu DPR-Rakyat
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Dilema Kaum Kelas Menengah dalam Mengakses Pendidikan Berkualitas
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.