Kemarin, pengumuman seleksi SPMB SNT hingga pengurangan anggaran MBG

antaranews.com
12 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Sejumlah warta humaniora kemarin, Selasa (21/7), masih menarik dibaca hari ini, mulai dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) jenjang pendidikan SMP-SMA hingga pengurangan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menajamkan penerima manfaat.

Berikut rangkuman berita selengkapnya:

Kemendikdasmen: Pengumuman seleksi SPMB Sekolah Terintegrasi 3 Agustus

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) jenjang pendidikan SMP-SMA mulai tanggal 21-27 Juli dengan pengumuman hasil seleksi pada tanggal 3 Agustus.

Baca selengkapnya di sini.

Menkes: Rokok elektrik sama bahayanya dengan rokok konvensional

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan rokok elektrik bukanlah alternatif yang lebih aman dibandingkan rokok konvensional karena berpotensi meningkatkan risiko penyakit tidak menular sekaligus membuka celah penyalahgunaan narkotika terutama di kalangan anak dan remaja.

Baca selengkapnya di sini.

Kemenkes pacu penelusuran kasus di daerah, percepat eliminasi TBC

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus mengatakan penelusuran (tracing) kasus tuberkulosis (TBC) di Sumatera Utara bagian dari upaya mempercepat eliminasi dan pemberantasan penyakit tersebut di Tanah Air, khususnya di Sumatera Utara.

Baca selengkapnya di sini.

WHO: RI berhasil perluas cakupan imunisasi anak dan tutup kesenjangan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Indonesia berhasil memperluas cakupan imunisasi anak dan menutup kesenjangan akses terhadap vaksin di seluruh wilayah.​​​​​​​

Baca selengkapnya di sini.

BGN: Pengurangan anggaran MBG tajamkan penerima manfaat​​​​​​​

Badan Gizi Nasional menyampaikan pengurangan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026 difokuskan pada penajaman penerima manfaat guna mengutamakan kualitas sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.​​​​​​​

Baca selengkapnya di sini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Yusril Sebut WN Palestina Buronan Interpol Sudah Dideportasi
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Kredit Menganggur Masih Rp2.490 Triliun, BI Optimistis Pembiayaan Tumbuh
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Penjelasan Istana soal Gibran Tak Duduk Disamping Prabowo saat Sidang Kabinet
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Ada Ancaman Perang Siber, Perwira TNI-Polri Diminta Kuasai Teknologi dan Tolak Korupsi
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Sekda Makassar Tekankan Manajemen Mutu dan waktu
• 21 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.