Nanik S Deyang Mundur, Usai 45 Hari Menjabat sebagai Kepala BGN

kompas.com
16 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Nanik S Deyang dikonfirmasikan mengundurkan diri dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Faktor kesehatan menjadi alasan Nanik mengundurkan diri dari posisi kepala lembaga yang menaungi program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu.

"Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," ujar Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan kepada Kompas.com, Rabu (22/7/2026).

Baca juga: Alasan Nanik S Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN: Jalani Pengobatan Jantung di Luar Negeri

Ia mengaku telah mengenal Nanik sejak pemilihan umum (Pemilu) 2014 dan dipandangnya sebagai sosok yang tidak bisa diam ketika melihat rakyat menghadapi ketidakadilan.

"Ketika dipercaya Presiden memimpin BGN, hanya dalam satu setengah bulan, ia membongkar masalah dan meletakkan fondasi perbaikan," ujar Dirga.

"Ia juga melihat sendiri bagaimana MBG menghidupkan ekonomi rakyat. Ketika program berhenti selama tiga minggu libur sekolah, petani dan peternak mengeluh hasil produksinya tidak terserap. Pedagang pasar harus membuang sayur dan buah karena kehilangan pembeli," sambungnya.

Baca juga: BGN Menata Ulang Program Makan Bergizi Gratis, Fokus Tekan Stunting dan Benahi Data Penerima

Dilantik Prabowo pada 8 Juni 2026

Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik pada Senin (8/6/2026) sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana dicopot pada Selasa (2/6/2026).

Saat itu, ia dilantik bersama Agustina Arumsari dan Trenggono yang ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN.

Pelantikan mereka bertiga didasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional serta Pemberhentian Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Kini setelah dikonfirmasi mengundurkan diri, Nanik menjabat sebagai Kepala BGN selama 45 hari atau 1,5 bulan.

Baca juga: Sisir Data Penerima, BGN Temukan Satu Sekolah Dilayani Dua SPPG

KOMPAS.com/Rahel Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang sempat meneteskan air mata usai resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Alasan Prabowo Tunjuk Nanik Jadi Kepala BGN

Sebelum akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya, Nanik mendapat kepercayaan dari Prabowo untuk memimpin BGN sejak pencopotan Dadan Hindayana pada Selasa (2/6/2026).

Alasan di balik penunjukan Nanik sebagai Kepala BGN sempat diungkap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo menilai Nanik memiliki kedisiplinan yang kuat, terutama dalam memastikan kualitas menu program MBG tetap terjaga.

"Kedisiplinan di dalam menjalankan manajemen di Badan Gizi Nasional, kedisiplinan juga di dalam menjaga kualitas makanan yang kita sajikan kepada seluruh penerima manfaat," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip dari siaran Youtube Kompas TV, Kamis (5/6/2026).

Baca juga: BGN Tegaskan Motor Listrik Bukan Hasil Korupsi, Dibeli Pakai Uang Negara

Selain itu, Prasetyo mengatakan Prabowo meyakini Nanik mampu memastikan seluruh pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

Ia menilai karakter kepemimpinan yang tegas menjadi modal penting untuk memperkuat tata kelola BGN, mengingat lembaga tersebut memiliki peran strategis dalam menyukseskan program pemenuhan gizi nasional.

"Dalam evaluasi dan monitoring, beliau (Nanik) salah satu yang cukup, kalau boleh dibilang sangat strict, sangat tegas," ujar Prasetyo.

Baca juga: Diberi Waktu Sebulan, BGN Yakin Anggaran Bakal Berkurang dari Rp 268 Triliun

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Pemerintah pun berharap pengalaman serta kepemimpinan Nanik, bersama dua wakil kepala BGN yang baru, dapat mempercepat proses pembenahan internal sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan Program MBG.

"Untuk kita minta ke beliau, yang kemudian dibantu oleh dua wakil yang baru, untuk sesegera mungkin melakukan perbaikan-perbaikan dan pembenahan-pembenahan," ujar Prasetyo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Siapkan Pengganti Nanik S. Deyang, Operasional BGN Dipastikan Tetap Berjalan
• 12 jam lalueranasional.com
thumb
Gavi Akhirnya Buka Suara soal Insiden Kekerasan dengan Leandro Paredes usai Laga Spanyol Vs Argentina
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Harga Bijih Nikel Naik, Simak Prospek Saham DKFT
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Keppres Terbit, Kuntadi Resmi Gantikan Febrie Adriansyah sebagai Jampidsus
• 11 jam laludisway.id
thumb
Sikap Dasco soal RUU Perampasan Aset Dinilai Jawab Keraguan Publik
• 1 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.