Piala Dunia 2026 bukan hanya menghadirkan kejutan hasil pertandingan. Turnamen terbesar sepak bola itu juga menjadi panggung perpisahan sejumlah ikon lintas generasi. Lima nama besar akhirnya memutuskan mengakhiri perjalanan bersama tim nasional. Siapa saja mereka?
Setiap edisi Piala Dunia selalu melahirkan cerita baru. Di sisi lain, turnamen ini juga menandai berakhirnya era sejumlah pemain senior yang telah menjadi simbol bagi negaranya selama lebih dari satu dekade.
Usai kompetisi 2026 berakhir, beberapa bintang memilih mengakhiri kiprah internasional mereka. Keputusan tersebut diambil setelah perjalanan panjang yang dipenuhi pencapaian, kegagalan, hingga momen-momen bersejarah.
1. Neymar Jr (Brasil)Nama Neymar Jr mulai mencuri perhatian dunia pada awal 2010-an. Sejak saat itu, ia menjadi sosok sentral dalam permainan Brasil berkat kreativitas dan kemampuannya bermain di lini depan maupun sebagai gelandang serang.
Meski berkali-kali digadang-gadang membawa Selecao kembali meraih kejayaan dunia, impian tersebut tak pernah terwujud. Cedera dan kondisi kebugaran yang belum sepenuhnya pulih membuat kontribusinya di Piala Dunia 2026 sangat terbatas.
Brasil akhirnya harus mengakhiri langkah setelah dikalahkan Norwegia pada babak 16 besar. Turnamen itu sekaligus menjadi penutup perjalanan Neymar bersama tim nasional.
Ia mengakhiri karier internasional dengan koleksi 130 penampilan dan 80 gol. Catatan tersebut menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Brasil.
2. Manuel Neuer (Jerman)Manuel Neuer akhirnya benar-benar menutup lembaran karier bersama Jerman setelah lebih dari 17 tahun menjadi benteng terakhir Die Mannschaft.
Sebelumnya, kiper berusia 40 tahun tersebut sempat mengisyaratkan pensiun usai Piala Eropa 2024. Namun, keinginannya untuk kembali tampil di Piala Dunia membuat keputusan itu sempat tertunda.
Akhir perjalanan Neuer tidak berjalan sesuai harapan. Jerman tersingkir usai kalah dari Paraguay pada babak 32 besar.
Walaupun demikian, kiper Bayern Munchen tersebut tetap dikenang sebagai bagian penting skuad juara dunia 2014. Ia mengakhiri pengabdian dengan torehan 128 penampilan internasional.
3. Sadio Mane (Senegal)Selama 14 tahun memperkuat Senegal, Sadio Mane menjelma menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah negaranya.
Eks pemain Southampton, Liverpool, dan Bayern Munchen itu menutup karier internasional setelah mencatatkan 132 pertandingan dengan sumbangan 55 gol.
Jumlah penampilannya memang masih berada di bawah Idrissa Gueye yang menjadi pemain dengan caps terbanyak Senegal. Namun, Mane tetap memegang status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Singa Teranga.
4. Guillermo Ochoa (Meksiko)Guillermo Ochoa kembali menorehkan sejarah dengan masuk skuad Meksiko di Piala Dunia 2026.
Ia menjadi bagian dari kelompok elite bersama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang sama-sama terdaftar dalam enam edisi Piala Dunia, yakni 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026. Meski demikian, Ochoa tidak selalu tampil sebagai starter pada setiap turnamen tersebut.
Kiper veteran El Tri itu mengakhiri karier internasional dengan 153 caps. Jumlah tersebut hanya kalah dari Andres Guardado yang mengoleksi 180 penampilan dan Claudio Suarez dengan 178 caps.
5. Nicolas Otamendi (Argentina)Berbeda dengan kebahagiaan yang dirasakan Argentina saat mengangkat trofi Piala Dunia 2022 di Qatar, kisah Nicolas Otamendi kali ini berakhir dengan nuansa yang jauh berbeda.
Bek tengah berusia 38 tahun tersebut harus mengucapkan selamat tinggal kepada tim nasional setelah Argentina gagal mempertahankan gelar juara dunia.
Sejak menjalani debut pada 2009, Otamendi telah mencatatkan 139 penampilan bersama Albiceleste.
Ia meninggalkan tim nasional dengan sederet pencapaian membanggakan, termasuk gelar Copa America 2021, Copa America 2024, serta Piala Dunia 2022. Deretan prestasi itu menjadi penutup manis perjalanan salah satu bek terbaik generasinya bersama Argentina. (*)





