Presiden Prabowo Subianto menyebut perubahan di dunia saat ini terjadi begitu cepat. Karenanya, berbagai jenis ancaman pertahanan negara perlu diwaspadai.
Hal itu disampaikan Prabowo usai melantik 1.177 perwira remaja TNI-Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7).
"Saat ini dunia sedang berubah dengan sangat cepat. Persaingan antarnegara semakin ketat," ujar Prabowo.
Prabowo mengatakan, ancaman kini tak hanya datang dari senjata. Mulai dari siber hingga budaya.
"Ancaman tidak lagi hanya datang dari senjata. Ancaman datang melalui perang siber, perang informasi, narkotika, penyelundupan, kejahatan lintas negara, dan upaya melemahkan bangsa melalui infiltrasi budaya," ungkap dia.
Karena itu, Prabowo menegaskan, Indonesia harus kuat dalam menghadapi berbagai ancaman yang akan datang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah swasembada pangan dan energi.
"Karena itu Indonesia harus kuat. Kita harus mandiri. Mandiri dalam pangan, energi, teknologi, industri pertahanan, dan ilmu pengetahuan," jelas Prabowo.
Karena itu, Prabowo berpesan kepada para perwira remaja TNI-Polri yang baru dilantik bisa menjadi garda terdepan bagi generasi penerus bangsa.
"Saudara-saudara sebagai generasi penerus adalah garda terdepan untuk meraih cita-cita kita, menjaga bangsa dan negara," tegas Prabowo.
"Kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kuasai kecerdasan buatan, sistem siber, teknologi nirawak, dan bahasa asing. Perwira masa depan harus unggul dalam karakter, disiplin, kepemimpinan, dan penguasaan sains dan teknologi," sambung dia.





