PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan operasional LRT Jabodebek telah kembali normal usai gangguan perjalanan atau berhenti mendadak di sekitar Stasiun Cawang, yang terjadi pada Rabu (22/7) pagi.
Gangguan terjadi pada salah satu rangkaian LRT Jabodebek sekitar pukul 07.43 WIB. Saat ini, petugas masih melakukan pengecekan terhadap rangkaian tersebut di Stasiun Cawang.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan demi alasan keselamatan, petugas mengarahkan seluruh pengguna untuk turun di Stasiun Cawang dan melanjutkan perjalanan menggunakan rangkaian berikutnya.
"Demi menjaga keselamatan perjalanan, petugas mengarahkan pengguna untuk berpindah ke rangkaian berikutnya di Stasiun Cawang. Seluruh petugas di lapangan juga telah dikerahkan untuk membantu pengguna selama proses perpindahan berlangsung," kata Radhitya dalam keterangan tertulis, Rabu (22/7).
Radhitya menjelaskan, gangguan tersebut sempat menyebabkan keterlambatan perjalanan sekitar 10 menit. Namun, saat ini seluruh perjalanan LRT Jabodebek telah kembali berjalan sesuai jadwal.
"KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami akibat gangguan ini. Para pengguna diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperoleh informasi terbaru melalui kanal resmi LRT Jabodebek," ujarnya.
Berdasarkan pantauan kumparan sekitar pukul 09.15 WIB di Stasiun Cawang, operasional LRT Jabodebek memang telah kembali normal. Tidak terlihat adanya penumpukan penumpang di area peron maupun pintu masuk stasiun.
Kereta juga datang sesuai jadwal yang ditampilkan pada papan informasi elektronik. Arus penumpang yang naik maupun turun kereta terpantau berjalan lancar.





