Said Abdullah Sebut Hanya 71 Persen Rumah di Madura Layak Huni

suarasurabaya.net
15 jam lalu
Cover Berita

Said Abdullah Anggota DPR RI Dapil XI Jawa Timur menyoroti masih rendahnya angka rumah layak huni di Madura. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), hanya sekitar 71 persen rumah di wilayah Madura yang masuk kategori layak huni, sedangkan 29 persen lainnya masih tergolong tidak layak.

Menurut Said, kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan perumahan masih menjadi pekerjaan besar yang harus mendapat perhatian bersama.

Apalagi, secara nasional angka backlog perumahan masih mencapai sekitar 15 juta unit, sementara jumlah rumah tidak layak huni mencapai 43,3 juta.

“Rumah adalah kebutuhan dasar setiap keluarga. Di sanalah sejarah keluarga ditorehkan dan harapan dibangun. Karena itu, negara harus hadir membantu masyarakat yang belum memiliki rumah layak huni, terutama mereka yang berasal dari kelompok ekonomi paling rentan,” ujar Said Abdullah dalam keterangannya, Rabu (22/7/2026).

Sebagai bentuk kepedulian, Ketua Banggar DPR RI itu memutuskan mengalokasikan seluruh dana resesnya pada periode ini untuk membantu renovasi rumah warga di Kabupaten Sumenep.

Secara simbolis, penyerahan bantuan dilakukan pada Rabu (22/7/2026) di Pulau Talango, Kabupaten Sumenep. Program tersebut menyasar warga di lima desa yang tersebar di Kecamatan Talango.

Said menjelaskan, penerima bantuan merupakan masyarakat yang berada pada kelompok desil 1 hingga desil 3 atau kategori sangat miskin, miskin, dan hampir miskin berdasarkan data pemerintah.

Selain menggunakan data tersebut, tim lapangan juga melakukan verifikasi kondisi fisik rumah sebelum bantuan diberikan.

“Saya ingin dana reses benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu, seluruh anggaran reses pada periode ini saya salurkan untuk membantu warga memperbaiki rumah agar lebih layak ditempati,” kata Said.

Sebanyak 19 dusun di lima desa menjadi sasaran program renovasi rumah tersebut, di antaranya Dusun Onggan Padike, Jate Laok, Tanjung Alang, Jate Daya, Lembana, Galise Daya, Galise Laok, Sakola’an, Masjid, Baru, Gedungan, Guntong, Pesisir, Jeruk Porot, Sarotak, Ellong, Andun, Jamaleng, hingga Sarotak.

Usai bantuan disalurkan, tim pendamping juga diterjunkan untuk memantau proses renovasi agar bantuan dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Said menegaskan, program tersebut juga merupakan bentuk akuntabilitas kepada masyarakat atas penggunaan dana reses sebagai anggota DPR RI. (faz/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekonom Sebut Peluang Penurunan Harga Pertamax Makin Kecil
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
Sudaryono Akan Benahi Tata Kelola MBG: Kita Harus Transparan
• 6 jam laludetik.com
thumb
Tabungan Anak Ratusan Juta Ditipu Teman Sendiri, Tantri Kotak: Ini Cara Allah Bersihkan Harta Saya
• 14 jam lalugrid.id
thumb
AI di Industri Hiburan Makin Masif, Hak Cipta dan Masa Depan Kreator Dipertanyakan
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
PAN soal Posisi Duduk Prabowo-Gibran: Tak Perlu Ditafsir Kiri Kanan
• 12 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.