Sudaryono Akan Benahi Tata Kelola MBG: Kita Harus Transparan

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap pekerjaan pertama yang akan menjadi fokusnya usai ditunjuk memimpin BGN. Menurutnya, pembenahan tata kelola menjadi prioritas agar lembaga tersebut berjalan lebih transparan.

Hal itu disampaikan Sudaryono usai memimpin rapat perdana bersama jajaran BGN di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026). Sudaryono mengakui BGN saat ini tengah menghadapi persoalan tata kelola.

"Yang pertama begini ya, satu, bahwa kita sadar, kita mengakui, dan kita semua juga tahu bahwa ada masalah dalam tata kelola kita. Bahwa ada penyelewengan, ada pelanggaran hukum bahkan, dan juga ada hal-hal yang lain, ketidaktransparanan yang selama ini ada," kata Sudaryono.

Baca juga: Usai Dilantik, Sudaryono Langsung Rapat Bareng Jajaran BGN

Ia menegaskan tidak ingin menghindari persoalan yang ada. Sebaliknya, seluruh jajaran BGN diminta berani menghadapi dan menyelesaikan masalah.

"Maka ini harus menjadi perhatian bagi saya, khususnya sebagai kepala baru, supaya bagaimana ini bisa kita selesaikan. Kita harus run into the problem, kita harus mau menyelesaikan persoalan, tidak boleh lari dari masalah," ujarnya.

Menurut Sudaryono, salah satu langkah utama yang akan dilakukan adalah membangun tata kelola yang berbasis sistem sehingga seluruh proses berjalan sesuai aturan, bukan berdasarkan arahan individu tertentu.

"Yang tadinya gelap harus jadi terang, yang tadinya mungkin enggak transparan harus transparan. Yang tadinya mungkin manual, tergantung sama person-person, tidak boleh lagi tergantung sama person-person, harus bisa by system, trust in system," ujarnya.

Ia menegaskan ke depan seluruh keputusan harus mengacu pada petunjuk pelaksanaan (juklak), petunjuk teknis (juknis), serta sistem yang dibangun secara kelembagaan.

"Kalau tadinya mungkin semua sesuai arahan si ini, sesuai arahan si itu, enggak ada. Kita sesuai dengan juklak-juknis, aturan, dan sistem yang kita bangun. Kita mengarah ke sana," tegasnya.

Sudaryono menyadari pembenahan tersebut tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Karena itu, ia membuka ruang bagi seluruh pihak, termasuk media, untuk memberikan masukan demi memperbaiki tata kelola BGN.

"Saya mohon doa, mohon dukungan. Tentu saja ini tidak bisa overnight kemudian besok beres semua. Saya bersama tim siap mendengar masukan dari mana pun, termasuk dari awak media," imbuhnya.

Baca juga: Sudaryono: BGN Support Apa Pun Kebutuhan Penegakan Hukum




(bel/lir)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinopsis SEBENING CINTA SCTV Episode 30, Hari Ini Rabu 22 Juli 2026: Ambar Diculik, Bimo Masuk Perangkap Leon?
• 7 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi Noverizky Tri Putra, Raih Kepastian Hukum Lawan Kedubes Arab Saudi
• 1 jam laludisway.id
thumb
Viral Pesepeda Diduga Diperas Pemotor Bermodus Tertabrak di Jaktim
• 12 jam laludetik.com
thumb
Timnas Indonesia Bantai Bali United, John Herdman Puas dengan Perkembangan Skuad Garuda Jelang Piala AFF 2026
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Yane Ardian Bima Arya Dorong Penguatan Posyandu 6 SPM di Kepulauan Riau
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.