Grid.ID – Teka-teki mengenai klaim Sarwendah yang menyebut pesan singkatnya terkait alamat rumah baru tidak dibalas oleh Ruben Onsu akhirnya terjawab. Ruben Onsu memberikan klarifikasi tegas mengenai alasan di balik "bungkamnya" dirinya terhadap pesan sang mantan istri.
Ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ruben menjelaskan bahwa penyebab utama pesan tersebut tidak sampai atau tidak terbalas adalah karena dirinya telah melakukan pergantian nomor telepon pribadi.
Ruben menyatakan bahwa keputusan mengganti nomor telepon bukanlah hal yang dirahasiakan, terutama dari anak-anaknya. Ia pun merasa Sarwendah seharusnya bisa mengetahui hal tersebut melalui ponsel yang dipegang oleh anak-anak mereka.
"Kan saya ganti nomor, anak-anak juga tahu," ujar Ruben Onsu di PN Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026).
"Jadi mungkin kalau telepon anak-anak, pasti beliau (Sarwendah) juga pegang kan ya? Saya pegang HP, jadi harusnya bisa ngecek juga ke sana," timpalnya.
Sarankan Komunikasi Lewat Kuasa Hukum
Selain melalui perantara anak-anak, Ruben Onsu juga menyarankan agar komunikasi yang bersifat formal atau penting, seperti perpindahan domisili, bisa disampaikan melalui jalur hukum yang sedang berjalan.
"Sebenarnya kalau ada yang ingin disampaikan lewat pihak lawyer (kuasa hukum) juga bisa kan? Gitu," tambah Ruben memberikan alternatif jalur komunikasi.
Percayakan Domisili Baru pada Sarwendah
Meski Sarwendah merasa komunikasinya buntu, Ruben memilih untuk tidak terlalu mempermasalahkan detail alamat rumah baru tersebut. Ia mengaku percaya bahwa tempat yang dipilih Sarwendah untuk tinggal bersama anak-anak adalah pilihan yang terbaik.
"Saya yakin pasti tempat yang terbaik," tuturnya singkat.
Awal Mula Klaim Sarwendah
Sebelumnya, Sarwendah sempat mengungkapkan kekecewaannya di hadapan media. Ia mengaku sudah beritikad baik mengirimkan alamat rumah barunya agar Ruben tetap bisa menjalankan fungsinya sebagai ayah dan menemui anak-anak mereka kapan pun.
"Saya sudah cek, saya juga sudah kasih alamatnya. Pasti dong, di mana pun kan itu ayah dari anak-anaknya. Jadi saya tidak pernah menutup (akses). Saya selalu tanya lagi gimana ayah, jadi kita ketemu? Tapi karena belum ada respons, saya juga nggak bisa berbuat apa-apa," ungkap Sarwendah.
Klarifikasi Ruben ini sekaligus menepis anggapan bahwa dirinya sengaja memutus komunikasi atau mengabaikan informasi penting terkait keberadaan buah hatinya. Ruben menegaskan bahwa akses komunikasi sebenarnya tetap terbuka, baik melalui anak-anak maupun tim kuasa hukum masing-masing. (*)
Artikel Asli




